Radarbangkalan.id – Bicara soal kuliner khas Jawa Timur, nama otak-otak bandeng tentu masuk daftar favorit. Hidangan tradisional asal Gresik ini terkenal karena cita rasa gurih berpadu aroma rempah yang kuat.
Otak-otak bandeng dibuat dari daging ikan bandeng segar yang dipisahkan dari kulit dan durinya, lalu dicampur dengan bumbu halus, kelapa parut sangrai, dan telur. Setelah dikukus, ikan dibungkus kembali ke dalam kulitnya, digoreng hingga kecokelatan, dan siap disantap.
Nah, kalau penasaran ingin mencoba, berikut resep otak-otak bandeng yang enak dan praktis di rumah.
Bahan-Bahan Utama
- 1 ekor ikan bandeng ukuran sedang (bersihkan sisik dan isi perut)
- 5 sdm kelapa parut sangrai
- 1 butir telur, kocok lepas
- 1 sdt garam
- 1 sdm gula pasir
- 3 sdm minyak untuk menumis
- Minyak goreng secukupnya
- Daun pisang secukupnya untuk membungkus
Bumbu Halus
- 6 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 2 cabai merah besar
- 3 cabai rawit
- 3 butir kemiri
- 1 sdt ketumbar bubuk
- 1/4 sdt jintan bubuk
- 1 sdt asam jawa
- 3 lembar daun jeruk (buang tulangnya)
- 3 cm kunyit
- 1 cm jahe
- 1 cm lengkuas
Cara Membuat Otak-Otak Bandeng
- Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam, diamkan 15 menit, lalu cuci bersih.
- Pukul perlahan ikan menggunakan ulekan agar kulit tidak robek.
- Sayat perut ikan memanjang, patahkan tulang di kepala dan ekor, keluarkan dagingnya.
- Kerok daging dengan sendok, pisahkan dari duri. Sisihkan kulit ikan.
- Tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
- Campur tumisan bumbu dengan daging ikan, garam, gula, telur, dan kelapa parut. Haluskan dengan blender.
- Masukkan adonan ke dalam kulit ikan hingga penuh.
- Bungkus dengan daun pisang, lalu kukus sekitar 15 menit. Angkat dan dinginkan.
- Celupkan ikan kukus ke dalam kocokan telur.
- Goreng dalam minyak panas sedang hingga kecokelatan. Angkat dan tiriskan.
- Sajikan bersama sambal bajak dan lalapan segar.
Cita Rasa yang Bikin Rindu
Otak-otak bandeng khas Gresik bukan sekadar lauk. Rasanya gurih, legit, dan kaya rempah, cocok disantap dengan nasi hangat atau jadi suguhan spesial saat hari raya. Tak heran, kuliner ini sering jadi buah tangan favorit wisatawan.
Editor : Mohammad Sugianto