Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPR Usul Dapur MBG Berbasis Sekolah, Dinilai Lebih Efektif dan Hemat Anggaran

U
Penulis: Ubaidillah❯
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG) (Foto: Antara Foto/Andry Denisah)
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG) (Foto: Antara Foto/Andry Denisah)

Advertisement

 

RadarBangkalan.id - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menilai kebijakan moratorium pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru dapat menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Charles, pemerintah perlu memanfaatkan masa pembenahan ini untuk menata ulang sistem distribusi makanan bergizi dengan mengembangkan konsep dapur berbasis sekolah atau school-based kitchen.

"Momentum pembenahan ini perlu dimanfaatkan untuk mendorong transformasi model penyediaan MBG dari pendekatan dapur SPPG terpusat menuju school-based kitchen atau dapur berbasis sekolah," ujar Charles, Senin (8/6/2026).

Dapur Sekolah Dinilai Lebih Dekat dengan Penerima Manfaat

Advertisement

Charles menjelaskan bahwa model dapur yang dikelola langsung oleh sekolah memiliki sejumlah keunggulan dibanding sistem dapur terpusat.

Selain lebih dekat dengan penerima manfaat, pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan ketepatan sasaran program sekaligus memperkuat pengawasan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.

Menurutnya, fasilitas yang sudah tersedia di lingkungan sekolah juga dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga kebutuhan investasi baru bisa ditekan.

Advertisement

Artikel Terkait

Usai Dilantik Prabowo, Nanik Deyang Setop Penambahan Dapur MBG Sementara

Usai Dilantik Prabowo, Nanik Deyang Setop Penambahan Dapur MBG Sementara

Kepala BGN Nanik Deyang menegaskan fokus pada efisiensi anggaran, moratorium dapur MBG baru, evaluasi penerima manfaat, dan peningkatan kualitas makanan.

BGN Coret 76 Sekolah dari Penerima MBG, Anggaran Dialihkan untuk Kelompok Prioritas

BGN Coret 76 Sekolah dari Penerima MBG, Anggaran Dialihkan untuk Kelompok Prioritas

BGN mencoret 76 sekolah di Jawa dari penerima MBG karena dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi sendiri. Efisiensi program ini menghemat anggaran hingga Rp3 triliun.

MBG Dihentikan Sementara Saat Libur Sekolah, BGN Klaim Hemat Rp 3 Triliun

MBG Dihentikan Sementara Saat Libur Sekolah, BGN Klaim Hemat Rp 3 Triliun

BGN menghentikan sementara program MBG selama liburan sekolah 2026 dan mengklaim menghemat anggaran hingga Rp 3 triliun. Sebanyak 76 sekolah di Jawa juga dievaluasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer