Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sarapan Terlambat Dikaitkan dengan Risiko Kematian Lebih Tinggi, Ini Hasil Studi Terbaru

U
Penulis: Ubaidillah❯
Foto: Ilustrasi sarapan (Getty Images/AJ_Watt)
Foto: Ilustrasi sarapan (Getty Images/AJ_Watt)

Advertisement

 

RadarBangkalan.id - Waktu makan ternyata mungkin memiliki kaitan dengan kesehatan dan risiko kematian. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa orang yang baru mengonsumsi makanan pertama setelah tengah hari memiliki risiko kematian lebih tinggi dibandingkan mereka yang mulai makan pada pagi hari.

Studi tersebut tidak membuktikan bahwa terlambat makan secara langsung menyebabkan seseorang meninggal lebih cepat. Namun, penelitian menunjukkan adanya hubungan antara waktu makan dan risiko kematian, sehingga pola makan tidak hanya perlu dilihat dari jenis makanan, tetapi juga waktunya.

 

Peneliti menganalisis data 31.044 orang dewasa berusia 40 tahun ke atas di Amerika Serikat. Data tersebut berasal dari National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) selama periode 1999-2018.

Advertisement

Para peserta melaporkan seluruh makanan dan minuman yang dikonsumsi selama 24 jam sebelumnya, termasuk waktu konsumsinya.

Makan Pertama Setelah Siang Punya Risiko Lebih Tinggi

Dalam penelitian yang diterbitkan di European Journal of Clinical Nutrition pada 31 Juli 2026 tersebut, konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalori setelah pukul 04.00 dianggap sebagai makanan pertama.

Advertisement

Artikel Terkait

Studi Ungkap Kecepatan Jalan Kaki Bisa Jadi Petunjuk Panjang Umur, Ini Penjelasannya

Studi Ungkap Kecepatan Jalan Kaki Bisa Jadi Petunjuk Panjang Umur, Ini Penjelasannya

Studi JAMA Network Open mengungkap kecepatan jalan kaki berkaitan dengan risiko kematian. Simak manfaat dan cara meningkatkan kecepatan berjalan.

Akan Berusia 101 Tahun, Wanita Ini Ungkap 6 Kebiasaan yang Menemani Hidupnya

Akan Berusia 101 Tahun, Wanita Ini Ungkap 6 Kebiasaan yang Menemani Hidupnya

Wanita 100 tahun di Brooklyn, New York, membagikan 6 kebiasaan yang menemani hidupnya, mulai dari makan blueberry, berdansa, punya hobi hingga optimistis.

Guru Yoga 103 Tahun Ungkap 5 Kebiasaan Sederhana yang Membuatnya Tetap Bugar

Guru Yoga 103 Tahun Ungkap 5 Kebiasaan Sederhana yang Membuatnya Tetap Bugar

Charlotte, guru yoga berusia 103 tahun di Prancis, masih aktif dan bugar. Simak 5 kebiasaan sederhananya, dari yoga, jalan kaki hingga menjaga hubungan sosial.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer