Sarapan Terlambat Dikaitkan dengan Risiko Kematian Lebih Tinggi, Ini Hasil Studi Terbaru

RadarBangkalan.id - Waktu makan ternyata mungkin memiliki kaitan dengan kesehatan dan risiko kematian. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa orang yang baru mengonsumsi makanan pertama setelah tengah hari memiliki risiko kematian lebih tinggi dibandingkan mereka yang mulai makan pada pagi hari.
Studi tersebut tidak membuktikan bahwa terlambat makan secara langsung menyebabkan seseorang meninggal lebih cepat. Namun, penelitian menunjukkan adanya hubungan antara waktu makan dan risiko kematian, sehingga pola makan tidak hanya perlu dilihat dari jenis makanan, tetapi juga waktunya.
Baca Juga: Bayi 1 Tahun Didiagnosis Sembelit, Ternyata Idap Kanker Langka dengan Tumor 30 Cm
Peneliti menganalisis data 31.044 orang dewasa berusia 40 tahun ke atas di Amerika Serikat. Data tersebut berasal dari National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) selama periode 1999-2018.
Para peserta melaporkan seluruh makanan dan minuman yang dikonsumsi selama 24 jam sebelumnya, termasuk waktu konsumsinya.
Makan Pertama Setelah Siang Punya Risiko Lebih Tinggi
Dalam penelitian yang diterbitkan di European Journal of Clinical Nutrition pada 31 Juli 2026 tersebut, konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalori setelah pukul 04.00 dianggap sebagai makanan pertama.



