Tidur dengan Kamar Terang Bisa Berdampak pada Jantung, Ini Hasil Studi

RadarBangkalan.id - Tidur dengan kamar yang sedikit terang ternyata berkaitan dengan perubahan struktur dan fungsi otot jantung. Studi terbaru menemukan paparan cahaya saat tidur, bahkan dalam intensitas rendah, dapat berhubungan dengan penebalan dinding otot jantung.
Penelitian yang dipublikasikan dalam European Heart Journal menemukan paparan cahaya lebih dari 3 lux saat tidur berkaitan dengan penebalan dinding otot jantung. Semakin terang kondisi kamar, semakin besar perubahan yang ditemukan dalam penelitian tersebut.
"Polusi cahaya telah muncul sebagai faktor risiko baru penyakit kardiovaskular," kata penulis senior studi, Dr Lu Qi, profesor sekaligus direktur Tulane University Obesity Research Center di New Orleans, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari CNN.
Kamar Tidur Sebaiknya Gelap
Para peneliti menyarankan kamar tidur dibuat dalam kondisi sangat gelap. Tingkat pencahayaan maksimal sekitar 1 lux dinilai lebih ideal untuk menciptakan kondisi tidur yang optimal.
Sebagai gambaran, cahaya dengan intensitas sekitar 3 lux kurang lebih setara dengan cahaya bulan atau cahaya yang masuk melalui celah bagian bawah pintu kamar yang tertutup.



