Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dikira Sembelit, Anak 10 Tahun Ini Ternyata Punya Tumor Besar di Ovarium

U
Penulis: Ubaidillah❯
Foto: Ilustrasi Kanker Ovarium (Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)
Foto: Ilustrasi Kanker Ovarium (Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)

Advertisement

 

RadarBangkalan.id - Seorang anak perempuan berusia 10 tahun di Amerika Serikat, Meher Shukla, mengalami sakit perut hebat yang awalnya tidak disangka sebagai gejala kanker. Setelah menjalani pemeriksaan medis, dokter menemukan tumor berukuran 17 sentimeter yang berasal dari ovarium kirinya.

Dikutip dari People Health, kejadian tersebut berlangsung pada April 2024, sehari sebelum liburan musim semi. Saat itu, Meher masih duduk di kelas lima sekolah dasar dan mengeluhkan sakit perut ketika berada di sekolah.

 

"Perutku sakit sekali. Tapi aku tidak mau bolos sekolah karena kalau tidak, aku tidak bisa pergi ke pesta dansa kelas lima malam itu," kata Meher, yang kini berusia 12 tahun.

Advertisement

"Di pesta dansa, semua temanku berlarian dan bermain. Aku berusaha bersenang-senang, tetapi aku kesakitan," tambahnya.

Keesokan harinya, rasa sakit tersebut belum mereda. Meher kemudian memberi tahu ibunya, Hiral Shukla, bahwa perutnya masih terasa sangat sakit. Ia juga merasakan benjolan keras di perut dan meminta ibunya memeriksanya.

Ketika merasakan adanya sesuatu yang tidak normal, sang ibu segera membawa Meher ke dokter untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Advertisement

Artikel Terkait

Kemenkes Catat 314 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla, Hampir 71 Ribu Menyerang Balita

Kemenkes Catat 314 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla, Hampir 71 Ribu Menyerang Balita

Kemenkes mencatat 314.124 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla hingga 20 Oktober 2026. Hampir 71 ribu kasus dialami balita.

Bukan Cuma Paru-paru, Asap Karhutla Berisiko Ganggu Otak dan Mental Anak

Bukan Cuma Paru-paru, Asap Karhutla Berisiko Ganggu Otak dan Mental Anak

IDAI mengingatkan dampak jangka panjang asap karhutla pada anak, mulai dari gangguan paru-paru dan jantung hingga risiko masalah kognitif dan mental.

277 Ribu Kasus ISPA Tercatat di Wilayah Karhutla, Balita Tembus 62 Ribu

277 Ribu Kasus ISPA Tercatat di Wilayah Karhutla, Balita Tembus 62 Ribu

Kemenkes mencatat 277.075 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla, termasuk 62.400 kasus pada balita. Simak data dan upaya penanganannya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer