Radarbangkalan.id - Bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) pada tahun 2025, terdapat dua jalur utama yang dapat diikuti, yaitu SNBP dan SNBT.
- Nilai rapor dari semester 1 hingga semester 5.
- Prestasi akademik dan nonakademik, seperti lomba akademik, seni, dan olahraga.
Kuota:
- Kuota minimum untuk SNBP adalah 20% dari total daya tampung setiap program studi di PTN.
Jalur ini sangat cocok bagi siswa yang memiliki rekam jejak prestasi baik selama sekolah dan ingin masuk PTN tanpa perlu mengikuti ujian tertulis.
2. SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes)
SNBT merupakan jalur seleksi berbasis tes tertulis menggunakan sistem Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Jalur ini menggantikan sistem SBMPTN yang digunakan sebelumnya.
- Ujian dilakukan dengan sistem UTBK.
- Soal mencakup tes skolastik yang mengukur potensi kognitif, literasi dalam bahasa Indonesia dan Inggris, serta penalaran matematika.
Kuota:
- Kuota minimum untuk SNBT adalah 40% dari total daya tampung setiap program studi di PTN.
Jalur ini menjadi pilihan bagi siswa yang ingin menunjukkan kemampuan akademik mereka melalui ujian tertulis.
- SNBP: Menilai keberhasilan pembelajaran selama pendidikan menengah.
- SNBT: Mengukur kemampuan penalaran dan pemecahan masalah melalui tes skolastik.
Bobot Penilaian
- SNBP: Minimal 50% nilai rata-rata rapor, maksimal 50% prestasi lain.
- SNBT: Hanya mengukur kemampuan skolastik tanpa tes mata pelajaran.
Pendaftaran
- SNBP: Dilakukan melalui sekolah, seleksi berdasarkan peringkat terbaik di sekolah.
- SNBT: Dilakukan secara individu oleh peserta yang mengikuti UTBK.
Tingkat Persaingan
- SNBP: Persaingan lebih ringan karena didasarkan pada prestasi sekolah.
- SNBT: Persaingan lebih ketat karena semua peserta bersaing dalam ujian yang sama.
Tahapan dan Jadwal Seleksi
SNBP
- Registrasi akun SNPMB: 13 Januari – 18 Februari 2025
- Pendaftaran SNBP: 4 – 18 Februari 2025
- Pengumuman hasil: 18 Maret 2025
- Pendaftaran ulang di PTN masing-masing sesuai jadwal
SNBT
- Registrasi akun SNPMB: 13 Januari – 27 Maret 2025
- Pendaftaran UTBK dan SNBT: 11 – 27 Maret 2025
- Pelaksanaan UTBK: 23 – 30 April & 2 – 3 Mei 2025
- Pengumuman hasil: 28 Mei 2025
- Unduh sertifikat UTBK: 3 Juni – 31 Juli 2025
Peserta SNBT wajib mengikuti UTBK, dan hasil ujian ini digunakan sebagai dasar seleksi. Setiap peserta hanya dapat mengikuti UTBK satu kali, dan hasilnya hanya berlaku untuk penerimaan PTN tahun 2025.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Bripka Agus Terlibat Baku Tembak dengan Begal di Lampung
Persyaratan Peserta
SNBP
- Siswa tahun terakhir pendidikan menengah yang akan lulus di tahun berjalan.
- Memiliki prestasi akademik dan/atau nonakademik yang baik.
- Masuk dalam kuota peringkat terbaik yang ditentukan berdasarkan akreditasi sekolah.
- Memenuhi persyaratan lain dari PTN yang dituju.
SNBT
- Siswa tahun terakhir pendidikan menengah yang akan lulus di tahun berjalan.
- Lulusan pendidikan menengah maksimal tiga tahun terakhir.
- Lulusan Paket C dengan umur maksimal 25 tahun per 1 Juli 2025.
Pemilihan antara SNBP dan SNBT sebaiknya disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing siswa.
Jika memiliki nilai rapor dan prestasi yang kuat, SNBP dapat menjadi pilihan utama. Namun, jika ingin mencoba peluang melalui tes tertulis, SNBT bisa menjadi jalur yang lebih sesuai.
Memahami perbedaan dan mekanisme kedua jalur ini akan membantu calon mahasiswa dalam menentukan strategi terbaik untuk masuk ke perguruan tinggi negeri impian mereka.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Bripka Agus Terlibat Baku Tembak dengan Begal di Lampung