Radarbangkalan.id - Seleksi CPNS dikenal ketat, namun peluang tetap terbuka bagi pelamar yang cermat memilih instansi.
Data pendaftaran CPNS 2024 menunjukkan sejumlah kementerian dan lembaga justru sepi peminat, meski menawarkan gaji yang kompetitif hingga belasan juta rupiah per bulan.
Instansi Sepi Peminat
Contohnya, Sekretariat Jenderal Komnas HAM hanya menerima 292 pelamar untuk 38 formasi. Padahal gaji lulusan S-1 di instansi ini bisa mencapai Rp 12,5 juta per bulan.
Sekretariat Jenderal MPR juga relatif sepi, dengan 306 pelamar untuk 25 formasi.
Kementerian PANRB membuka 61 formasi dengan 311 pelamar, namun gaji rata-rata berada di kisaran Rp 9,67 juta hingga Rp 12,29 juta.
Instansi lain seperti BRIN, BPIP, dan Setjen Wantannas juga mencatat jumlah pelamar yang tidak terlalu besar dibandingkan formasi yang tersedia.
Meski peminat rendah, gaji di instansi tersebut tetap menarik.
- BRIN menawarkan gaji peneliti ahli muda di kisaran Rp 7 juta hingga Rp 11 juta.
- BPIP memberi rentang gaji auditor ahli pertama sekitar Rp 8,89 juta hingga Rp 9,93 juta.
- BNPT, meski membuka 194 formasi dengan 773 pelamar, tetap menawarkan gaji Rp 5,5 juta hingga Rp 8 juta.
Baca Juga: Kenapa Proses PPPK Paruh Waktu Jadi Full Time Seolah Rahasia? Ini Alasannya
Memilih instansi yang tepat bisa menjadi strategi jitu menghadapi persaingan CPNS 2026.
Sepi peminat bukan berarti sepi peluang. Justru, beberapa instansi dengan jumlah pelamar rendah menawarkan penghasilan tinggi dan jalur karier yang menjanjikan.
Dengan sinyal kuat rekrutmen CPNS dari pemerintah, data seleksi sebelumnya bisa menjadi bahan pertimbangan penting bagi calon pelamar yang ingin memaksimalkan peluang.
Editor : Yusron Hidayatullah