RadarBangkalan.id - Memasuki awal 2026, curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia masih terpantau tinggi.
Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat di berbagai sektor terganggu akibat cuaca basah yang berlangsung cukup lama.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris 18 Januari 2026: Arsenal Masih Tak Tergoyahkan di Puncak
Tingginya intensitas hujan juga meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Karena itu, banyak masyarakat mulai bertanya kapan musim kemarau 2026 akan dimulai.
Pola Musim di Indonesia
Indonesia sebagai negara tropis memiliki dua musim utama, yakni musim hujan dan musim kemarau.
Baca Juga: Janice Tjen Ukir Sejarah di Australian Open 2026, Singkirkan Unggulan Leylah Fernandez
Pergantian musim dipengaruhi oleh pergerakan angin monsun yang berkaitan dengan posisi matahari terhadap bumi.
Berdasarkan data BMKG, musim kemarau umumnya berlangsung pada April hingga Oktober. Pada periode ini, wilayah Indonesia dipengaruhi angin timur dan tenggara dari Benua Australia yang bersifat kering.
Ciri utama musim kemarau ditandai dengan penurunan curah hujan, kelembapan udara yang lebih rendah, serta suhu siang hari yang lebih tinggi.
Baca Juga: Fajar/Fikri Tantang Leo/Bagas di 16 Besar Indonesia Masters 2026
Namun, awal musim kemarau tidak selalu terjadi serempak. Perbedaan karakteristik wilayah serta dinamika iklim global dapat menyebabkan pergeseran waktu datangnya kemarau.
Prediksi Awal Musim Kemarau 2026
BMKG memprediksi curah hujan pada Januari hingga Maret 2026 masih relatif tinggi, terutama di wilayah Jawa Tengah.
“Bulan Maret terjadi curah hujan yang tinggi hingga sangat tinggi, khususnya di daerah Jawa Tengah,” ujar Kepala BMKG Teuku Faisal.
Baca Juga: Janice Tjen Ukir Sejarah di Australian Open 2026, Singkirkan Unggulan Leylah Fernandez
Mengacu pada Buku Pemutakhiran Prediksi Musim Hujan 2025/2026 versi November 2025, sejumlah wilayah diperkirakan lebih awal memasuki musim kemarau, yakni:
Pesisir timur Aceh
Sumatra Utara bagian utara dan timur
Riau bagian utara
Kepulauan Riau bagian barat
Sebagian wilayah Sulawesi
Maluku
Pesisir utara Papua Barat Daya
Wilayah-wilayah tersebut diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada Februari 2026.
Prediksi Iklim Indonesia Sepanjang 2026
BMKG memproyeksikan kondisi iklim di sebagian besar wilayah Indonesia sepanjang 2026 berada dalam kategori Normal. Prediksi ini didasarkan pada analisis fisis dan pemodelan kecerdasan buatan.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris 18 Januari 2026: Arsenal Masih Tak Tergoyahkan di Puncak
Pada November 2025, suhu permukaan laut di Samudra Pasifik teridentifikasi mengalami fenomena La Nina lemah dengan indeks ENSO sebesar -0,77. Kondisi ini diperkirakan bertahan hingga Maret 2026.
Selanjutnya, ENSO diprediksi bergerak menuju fase Netral pada Maret hingga April dan bertahan hingga akhir tahun 2026.
Curah hujan tahunan di sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan berada pada kategori Normal dengan kisaran 1.500 hingga 4.000 milimeter per tahun. Sebagian kecil wilayah diprediksi mengalami curah hujan di atas normal.
Baca Juga: Sosok Farida Nurhan, YouTuber Kuliner yang Sukses Raup Miliaran Rupiah
Editor : Ubaidillah