Radarbangkalan.id-Roda motor yang terasa seret atau bahkan macet saat didorong maupun dikendarai bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa membahayakan keselamatan. Masalah ini seringkali disebabkan oleh kerusakan atau penyetelan komponen yang tidak tepat. Jika dibiarkan, bukan hanya performa motor yang menurun, tetapi juga dapat memicu kerusakan komponen lain yang biayanya tidak sedikit.
Berikut tiga penyebab utama roda motor terasa seret, lengkap dengan penjelasan detail dan solusinya.
- Masalah pada Bosh Tromol atau Bosh Gear
Bosh tromol dan bosh gear berfungsi sebagai dudukan dan penyeimbang roda belakang. Jika posisi bosh tromol gantung, tidak presisi, atau bosh gear terpasang miring, tekanan yang dihasilkan ke bearing menjadi tidak merata.
Akibatnya, bearing cepat aus, pecah, atau macet sehingga roda terasa berat saat berputar.
Solusi:
- Periksa posisi bosh tromol dan bosh gear.
- Pastikan pemasangan sesuai standar pabrik.
- Ganti bosh yang aus atau retak agar tidak merusak bearing.
- Setelan Rantai Terlalu Kencang
Rantai yang disetel terlalu kencang membuat roda belakang sulit berputar bebas. Kondisi ini bukan hanya membuat roda seret, tetapi juga bisa menimbulkan bunyi berdecit dan mempercepat keausan bearing serta sprocket.
Solusi:
- Atur kelonggaran rantai sesuai spesifikasi motor (umumnya 2–3 cm).
- Lakukan pengecekan rutin, terutama setelah perjalanan jauh atau melewati jalan bergelombang.
- Kampas Rem Bermasalah
Kampas rem, baik jenis tromol maupun cakram, jika posisinya miring atau menempel terlalu rapat pada piringan/tromol, akan menyebabkan gesekan berlebih. Gesekan ini membuat roda terasa tertahan, bahkan meski tuas rem tidak sedang ditekan.
Solusi:
- Periksa posisi kampas rem.
- Pastikan pegas pengembali (return spring) berfungsi baik.
- Ganti kampas rem yang aus, pecah, atau tidak rata.
Baca Juga: 5 Golongan Orang yang Harus Waspada, Minum Teh Hijau Bisa Berisiko untuk Kesehatan
Tips Perawatan Agar Roda Motor Tidak Seret
- Servis rutin minimal 2–3 bulan sekali.
- Gunakan pelumas rantai dan bearing berkualitas.
- Hindari beban berlebih yang bisa merusak sistem roda dan suspensi.
Roda motor yang seret biasanya disebabkan oleh bosh tromol/gear bermasalah, setelan rantai terlalu kencang, atau kampas rem yang tidak tepat posisinya. Segera periksa dan perbaiki agar tidak menimbulkan kerusakan lebih parah dan mengganggu keselamatan berkendara.
Editor : Mohammad Sugianto