News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kisah Karomah Kiai Kholil Bangkalan, Sapi Kalah Berat dengan Secarik Kertas

Yusron Hidayatullah • Sabtu, 13 Desember 2025 | 16:52 WIB
Sketsa Resmi Kiai Kholil Bangkalan.
Sketsa Resmi Kiai Kholil Bangkalan.

Bangkalan, Radarbangkalan.id - Nama Kiai Muhammad Kholil Bangkalan masih harum hingga kini.

Ulama kharismatik asal Madura ini dikenal bukan hanya sebagai guru besar yang melahirkan tokoh pendiri NU KH Hasyim Asy’ari dan pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan, tetapi juga karena sejumlah kisah karomah yang melekat sepanjang hidupnya.

Lahir pada 27 Januari 1820 di Desa Kemayoran, Bangkalan, Kiai Kholil menempuh perjalanan panjang menimba ilmu.

Ia sempat belajar di Pesantren Langitan Tuban, lalu ke Bangil dan Sidogiri, sebelum akhirnya berangkat ke Mekkah.

Di tanah suci, ia bertahan hidup dengan menyalin kitab untuk para pelajar.

Sepulangnya ke Madura, ia mendirikan pesantren di Desa Cengkebuan dan dikenal sebagai ahli nahwu, fiqih, hingga thariqat.

Kiai Kholil juga pernah ditahan Belanda karena dituduh melindungi pejuang. Namun justru di masa itu, karomahnya semakin membuat kagum para santri.

Salah satu kisah yang paling sering diceritakan adalah peristiwa tahlil di Gresik.

Seorang santri kala itu meminta Kiai Kholil memimpin doa tahlil. Sebagai bentuk syukur, santri tersebut menyembelih seekor sapi.

Namun ia kecewa karena tahlil yang dipimpin sang kiai hanya berisi bacaan laa ilaha illallah tiga kali, ditutup dengan Muhammadurrasulullah dan doa singkat.

Merasa tidak sepadan dengan sedekahnya, santri itu kembali mengadu.

Dengan tenang, Kiai Kholil meminta santri membawa sapi lain yang lebih besar. Keesokan harinya, sapi itu ditambatkan di timbangan dari batang kelapa.

Di sisi lain, Kiai Kholil hanya meletakkan secarik kertas bertuliskan kalimat tahlil yang sama.

Ajaibnya, timbangan condong ke arah kertas, seolah-olah tulisan itu lebih berat daripada sapi gemuk yang ada di seberang.

Peristiwa tersebut membuat para santri terperangah. Kisah ini kemudian menjadi salah satu bukti karomah Kiai Kholil Bangkalan, ulama yang hingga kini tetap dihormati dan dikenang sebagai sosok penuh keistimewaan.

Kiai Kholil Bangkalan juga dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada peringatan hari Pahlawan Nasional. 

Editor : Yusron Hidayatullah
#karomah #Kiai Kholil Bangkalan #pahlawan nasional #KH Hasyim Asy'ari #kh ahmad dahlan