RadarBangkalan.id - Apple Inc. resmi memperkenalkan MacBook Neo, laptop terbaru yang diklaim menjadi lini MacBook paling terjangkau dalam sejarah perusahaan.
Perangkat ini menyasar segmen entry-level, mulai dari pelajar, profesional muda, hingga kreator konten yang membutuhkan laptop produktivitas berbasis macOS dengan harga lebih ramah.
Baca Juga: IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Ungkap Dampak Eskalasi Konflik Timur Tengah
Kehadiran MacBook Neo langsung menarik perhatian karena banderolnya yang kompetitif dan berpotensi menjadi rival serius laptop Windows di kelas harga serupa.
Spesifikasi MacBook Neo
Apple merancang MacBook Neo untuk tetap menghadirkan pengalaman Mac klasik dengan desain modern dan performa efisien.
Baca Juga: Liverpool Tumbang 1-2 dari Wolves, Mohamed Salah Sempat Samakan Skor
Berikut spesifikasi utamanya:
| Spesifikasi | Apple MacBook Neo |
|---|---|
| Layar | 13 inci Liquid Retina, 500 nits |
| Resolusi | 2408 x 1506 piksel |
| Prosesor | Apple A18 Pro |
| RAM | 8GB unified memory |
| Penyimpanan | 256GB / 512GB SSD |
| Baterai | 36,5 Wh |
| Warna | Silver, Indigo, Blush, Citrus |
Desainnya tetap tipis dan ringan khas MacBook, dengan pilihan warna baru seperti Indigo, Blush, dan Citrus yang menyasar generasi muda.
Baca Juga: Barcelona Menang 3-0 atas Atletico Madrid, Gagal ke Final Copa del Rey 2025/2026
Performa Didukung Chip A18 Pro
MacBook Neo ditenagai chip Apple A18 Pro, prosesor yang juga digunakan pada lini iPhone terbaru. Apple mengklaim performanya hingga 50 persen lebih cepat untuk tugas harian dibandingkan laptop Intel generasi terbaru di kelasnya.
Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT di Semarang
Meski bukan ditujukan untuk rendering video berat atau gaming kelas atas, laptop ini tetap mumpuni untuk:
-
Aplikasi produktivitas (Office, Pages, Numbers)
-
Browsing dengan banyak tab
-
Editing foto ringan
-
Aplikasi kreatif berbasis AI
-
Konsumsi multimedia
Kombinasi 8GB unified memory dan SSD memastikan multitasking di macOS tetap responsif.
Baca Juga: Drama Enam Gol Roma vs Juventus, Si Nyonya Tua Selamat dari Kekalahan
Layar Liquid Retina dan Audio Imersif
Layar 13 inci Liquid Retina menjadi salah satu daya tarik utama. Dengan tingkat kecerahan hingga 500 nits dan reproduksi warna tajam, layar ini nyaman untuk bekerja maupun menikmati konten hiburan.
Baca Juga: Pesta Gol di Anfield! Liverpool Tumbangkan West Ham 5-2
Meski tidak dilengkapi refresh rate tinggi seperti ProMotion, kualitas panelnya sudah memadai untuk penggunaan sehari-hari. Sistem speaker samping dengan dukungan Spatial Audio turut meningkatkan pengalaman multimedia.
Ketahanan Baterai Hingga 16 Jam
MacBook Neo dibekali baterai 36,5 Wh dengan klaim daya tahan:
-
Hingga 16 jam pemutaran video streaming
-
Hingga 11 jam browsing web nirkabel
Angka ini memungkinkan penggunaan produktivitas seharian tanpa perlu sering mengisi daya, meski hasil penggunaan nyata tentu bisa berbeda tergantung pola pemakaian.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Melempem dari Titik Putih, Al Nassr Bungkam Al Feiha 3-1
Harga dan Jadwal Rilis
MacBook Neo sudah dapat dipesan dan mulai tersedia di toko pada bulan Maret.
Harga resmi di Amerika Serikat:
-
$599 untuk varian 256GB
-
$699 untuk varian 512GB dengan Touch ID
Untuk pasar India:
-
₹69.900 (256GB)
-
₹79.900 (512GB)
Seluruh varian tersedia melalui situs resmi Apple.
Target Pengguna dan Posisi di Pasar
Sebagai laptop entry-level, MacBook Neo memang tidak dibekali chip seri M seperti pada lini MacBook Pro. Namun perangkat ini menawarkan keseimbangan antara harga, performa, desain, dan efisiensi daya.
Baca Juga: Profil Ali Khamenei: Pemimpin Tertinggi Iran yang Wafat dalam Serangan Udara AS-Israel
Laptop ini cocok untuk:
-
Pelajar dan mahasiswa
-
Pekerja kantoran
-
Content creator pemula
-
Pengguna baru ekosistem Apple
Dengan harga lebih terjangkau, MacBook Neo menjadi pintu masuk baru ke ekosistem macOS tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi seperti pada lini MacBook sebelumnya.
Baca Juga: Persib Bandung Hajar Madura United 5-0, Makin Kokoh di Puncak Klasemen
Peluncuran ini menandai langkah strategis Apple untuk memperluas pangsa pasar laptop global, termasuk potensi besar di Indonesia.
Editor : Ubaidillah