RadarBangkalan.id - Video sejumlah emak-emak menahan jenazah yang hendak diberangkatkan ke pemakaman viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, dengan alasan almarhumah semasa hidup memiliki tanggungan utang.
Baca Juga: Lagu LaLa Raya AGY Viral dan Sempat Di-takedown, Ini Penyebabnya
Dalam video yang beredar, tampak dua orang perempuan mendekati kiai yang sedang menyampaikan pesan sebelum jenazah diberangkatkan ke makam. Mereka meminta izin untuk menyampaikan persoalan piutang almarhumah di tengah kerumunan pelayat.
Baca Juga: Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun, Dimakamkan Militer di TMP Kalibata
"Kiaeh tak langkong, abdhinah bedeh se epadepak aginah, tak langkong (Kiai mohon maaf, saya ada yang ingin disampaikan mohon maaf)," ujar salah satu emak-emak, seperti terlihat dalam video yang beredar, Senin (3/3/2026).
Tak lama kemudian, ia menyebutkan jumlah utang yang dimaksud.
"Panikah almarhum andik otang, sagemik gram emas biasah, pesse lema belles juta, perkiraan duratos lema beles jutah otangah (Almarhumah ini punya utang, 25 gram emas, uang 15 juta, diperkirakan 215 juta utangnya)," lanjutnya.
Baca Juga: Hasil PSM Makassar vs Persita 2-4: Pendekar Cisadane Bangkit dan Curi Tiga Poin
Ia mengaku terpaksa menyampaikan hal tersebut di tengah suasana duka karena merasa keluarga almarhumah selama ini tidak memberikan kejelasan terkait tanggungan tersebut.
"Tak langkong jek koburagi montak tage bedeh nyandek nakpotonah maupun suaminah maupun tretannah tak langkong jek koburagi manggu petong Toron. (Maaf jangan dikuburkan sebelum ada yang bertanggung jawab anaknya maupun suaminya maupun saudaranya, maaf jangan dikuburkan meskipun sampai tujuh turunan)," ucapnya.
Baca Juga: Profil Ali Khamenei: Pemimpin Tertinggi Iran yang Wafat dalam Serangan Udara AS-Israel
Polisi Benarkan Kejadian di Desa Ragung
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan peristiwa tersebut. Kejadian itu berlangsung pada Sabtu (28/2/2026) pagi.
"Itu terjadi pada hari Sabtu tanggal 28 Februari 2026 sekitar pukul 08.00 WIB di Dusun Ragung Timur, Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang," terangnya.
Baca Juga: Drama Enam Gol Roma vs Juventus, Si Nyonya Tua Selamat dari Kekalahan
Peristiwa ini pun menjadi sorotan publik karena terjadi di tengah prosesi pemakaman yang seharusnya berlangsung khidmat. Hingga kini, kasus tersebut ramai diperbincangkan warganet di berbagai platform media sosial.
Baca Juga: Pesta Gol di Anfield! Liverpool Tumbangkan West Ham 5-2
Editor : Ubaidillah