SAMPANG, Radarbangkalan.id - Masyarakat Kota Bahari, Sampang, Jawa Timur, dikejutkan dengan dua kasus pembunuhan berdarah yang terjadi dalam sepekan terakhir.
Kasus pertama terjadi pada Selasa (9/1/2024). Korbannya adalah Siti Maimuna (SM), warga Dusun Lorpolor, Desa Karanggayam, Kecamatan Omben.
Ibu dua anak itu ditemukan bersimbah darah di kamarnya oleh sang kakak, Rikman.
Dari hasil pemeriksaan, SM mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya. Nyawanya tidak terselamatkan meski sempat dievakuasi ke fasilitas layanan kesehatan (fasyankes).
Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga memeriksa sejumlah saksi.
Hingga Kamis (16/1/2024), belum ada petunjuk yang diperoleh polisi untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka.
Namun, polisi memastikan akan meringkus terduga pelaku. Saat ini, Satreskrim Polres Sampang sedang mendalami keterangan para saksi guna mengungkap kasus tersebut.
Kasus kedua terjadi pada Jumat (12/1/2024). Korbannya adalah tiga orang kerabat, yaitu Saudi, Mudirah, dan Lisalatul Kawakib.
Ketiganya dihabisi oleh Khoirul Anam, pemuda berusia 30 tahun yang merupakan keponakan Saudi.
Saudi ditemukan tewas di tempat kejadian perkara (TKP) dengan luka bacok di leher.
Mudirah dan Lisalatul Kawakib juga mengalami luka bacok, tetapi masih bisa diselamatkan.
Berbekal keterangan saksi dan informasi warga, polisi segera mengejar terduga pelaku.
Baca Juga: Tragedi Carok di Bangkalan Tewaskan 4 Orang : Ini Dia Fakta dan Kronologi Lengkapnya
Tidak butuh waktu lama, polisi berhasil meringkus Khoirul Anam pada hari yang sama di salah satu rumah di Desa Rapa Daya, Kecamatan Omben.
"Kami masih mendalami kasus ini, termasuk motif terduga pelaku melakukan perbuatan amoral tersebut.
Dugaan sementara, terduga pelaku sakit hati karena sering dimarahi oleh korban," kata Kasihumas Polres Sampang Ipda Sujianto.
Keterangan tambahan
- Kasus pembunuhan Siti Maimuna diduga dilatarbelakangi motif asmara. SM diduga diincar oleh seorang pria yang sudah lama menyukainya.
- Kasus pembunuhan Saudi dan keluarganya diduga dilatarbelakangi motif dendam. Khoirul Anam diduga kesal karena sering dimarahi oleh Saudi.
Reaksi masyarakat
- Masyarakat Kota Bahari mengutuk keras kedua kasus pembunuhan tersebut. Mereka menuntut polisi untuk segera menangkap dan menghukum para pelaku.
- Keluarga korban Siti Maimuna dan Saudi meminta polisi untuk mengusut kasus ini secara tuntas. Mereka berharap pelaku bisa dihukum seberat-beratnya. ***