RadarBangkalan.id - Seorang murid memang dituntut untuk hormat dan taat kepada gurunya, mungkin itulah yang ada dibenak sang murid Mat Tanjar yang kini menjadi korban kehebatan Hasan Busri dan Wardi dalam tragedi berdarah carok maut yang hingga kini paling mengerikan di Indonesia.
Sebelumnya, kejadian carok mengerikan yang terjadi di Bangkalan menjadi viral di media sosial karena 2 lawan 5 yang menyebabkan 4 orang tewas dan 1 kabur.
Hebohnya kasus carok maut di Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang dilakukan oleh Hasan Tanjung alias Hasan Busri telah menarik perhatian terutama terhadap sosok Najehri, salah satu korban dalam kejadian tersebut.
Peristiwa carok maut terjadi di Dewan RM. Almadani Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. Kejadian ini bermula dari Mat Tanjar dan kawan-kawannya yang naik motor dengan lampu yang menyorot mata Hasan Busri.
Tidak hanya itu, motor yang dikendarai oleh Mat Tanjar dan kawan-kawannya membuat Hasan merasa terganggu karena melintas terlalu kencang di depannya. Ketidakpuasan Hasan terhadap tindakan tersebut membuat Mat Tanjar mendatanginya, meludah, dan memukul kepala Hasan.
Bahkan, adik Mat Tanjar yang bernama Mat Terdam sempat mengeluarkan celurit dan ditahan oleh Hasan. Setelah itu, Mat Tanjar menantang duel, yang diiyakan oleh Hasan. Mereka pun kembali ke rumah, mengajak adiknya, dan mengambil celurit.
Kejadian berlangsung cepat, sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku dan korban saling kejar-kejaran, dan akhirnya, empat nyawa melayang. Mat Tanjar, Mat Terdam, Najehri, dan Hafid menjadi korban yang kehilangan nyawa mereka.
Dalam peristiwa tersebut, Najehri, yang merupakan anak didik dari Mat Terdam, juga ikut meregang nyawa. Najehri dikenal sebagai murid dari seorang guru silat ternama.
Terungkap di Polres Bangkalan bahwa Mat Tanjar dan Hasan Busri sebenarnya hanya saling mengenal tanpa adanya dendam masa lalu. Hasan bahkan mengakui bahwa mereka hanya kenal dan tahu saja dengan sosok korban, Mat Tanjar.
"Kami kenal kenal biasa, (dendam?) nggak, nggak, tapi tahu aja," ujar Hasan.
Demikianlah nasib malang sang murid Najehri, yang pada awalnya hanya mendampingi gurunya dalam kegiatan silat, kini ia harus menemani kematian gurunya dengan menjadi korban dari kehebatan Hasan Busri alias Hasan Tanjung dan adiknya Wardi dalam tragedi berdarah carok massal yang paling mengerikan di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Indonesia.
Editor : Ubaidillah