RadarBangkalan.id - Terungkaplah identitas seorang pemuda yang dikenal sebagai RPM, anak dari salah satu pelaku carok yang telah mencuat di Bangkalan, Madura.
Sebelumnya, publik sempat dibuat penasaran dengan identitas keluarga dari Mawardi dan Hasan Tanjung, dua tersangka pelaku carok yang kini tengah menghadapi proses hukum.
Kini, sorotan publik tertuju pada anak Mawardi yang ternyata memiliki prestasi gemilang dalam dunia seni bela diri Taekwondo.
Informasi ini diungkap melalui kanal Youtube Serial Kriminal Official pada hari Kamis, 25 Januari 2024.
RPM, demikian sapaan akrabnya, telah mengukir sederet prestasi di bidang Taekwondo.
"Dalam perjalanan kariernya sebagai atlet bela diri Taekwondo, RPM ini pernah meraih juara 1 Taekwondo KBPP Kapolda Jawa Timur tahun 2022," papar narator.
"Selain itu, Rayhan juga pernah meraih juara 1 di Bali International Taekwondo Championship 2023," tambahnya.
Fakta baru terkait anak Mawardi yang ternyata seorang atlet berprestasi ini mengundang kejutan di kalangan masyarakat yang mengikuti perkembangan kasus carok di Bangkalan.
Banyak yang memberikan doa dan harapan baik untuk masa depan RPM, menginginkannya menjadi anak yang sholeh dan memiliki kepribadian baik, sebagaimana ayah dan pamannya.
Dalam sebuah pesan yang diungkapkan dalam video, ada yang menuliskan, "Jadilah pendekar yang rendah hati, Nak, seperti bapaknya, Wardi."
Tak hanya itu, warganet juga menyebut RPM sebagai seorang pendekar. "Ternyata anaknya Wardi juga pendekar," demikian bunyi salah satu komentar.
Dengan terungkapnya identitas RPM dan prestasinya dalam Taekwondo, masyarakat kini melihat sisi lain dari keluarga Mawardi yang selama ini dikenal sebagai pelaku carok.
Meskipun Mawardi bekerja sebagai tukang parkir di Pantai Juk Korong untuk menafkahi keluarganya, insiden carok yang melibatkannya membuatnya terpaksa meninggalkan istri dan anaknya, RPM, selama proses hukum berlangsung.
Kaitan antara kehidupan sebagai atlet berprestasi dan keterlibatan dalam kasus carok paling mengerikan di Bangkalan semakin memperumit cerita ini, menimbulkan berbagai tanya dan diskusi di kalangan masyarakat.
Editor : Azril Arham