News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pembangunan Gedung Baru RSUD Syamrabu Bangkalan: Tujuh Rekanan Bersaing dalam Lelang Konsultan Perencanaan

Abdul Basri • Selasa, 6 Februari 2024 | 04:05 WIB

AKAN DIBANGUN: Warga berada di depan gedung Irna F RSUD Syamrabu. (JUPRI/JPRM)
AKAN DIBANGUN: Warga berada di depan gedung Irna F RSUD Syamrabu. (JUPRI/JPRM)

BANGKALAN, Radarbangkalan.id - Tujuh rekanan dinyatakan lolos kualifikasi dan berhak bersaing dalam lelang pengadaan jasa konsultan perencanaan pembangunan gedung perawatan lima lantai RSUD Syamrabu Bangkalan.

Proses lelang yang dikawal Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa (Barjas) Setkab Bangkalan ini memiliki pagu anggaran senilai Rp 635 juta.

Proses Seleksi Ketat

Kabag Pengadaan Barjas Setkab Bangkalan, Moehammad Ridhwan, menjelaskan bahwa awalnya terdapat 37 rekanan yang mengunduh dokumen kualifikasi.

Namun, hanya 29 yang kemudian mengembalikan dokumen tersebut.

Baca Juga: Pengacara Firdaus Oiwobo Buka Suara, Sebut Hasan Tanjung Tersangka Carok Bangkalan Harus Dibebaskan

Tim Kelompok Kerja (Pokja) Lelang kemudian melakukan penilaian dan ranking terhadap dokumen yang diunggah oleh para rekanan.

Hasilnya, terpilihlah tujuh rekanan yang lolos kualifikasi dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.

"Pengumuman ketujuh rekanan yang lolos kualifikasi akan dilakukan besok (hari ini, Red)," ungkap Ridhwan pada tanggal 4 Januari 2024.

Ridhwan menambahkan, dari 29 rekanan yang mengembalikan dokumen kualifikasi, awalnya hanya sembilan yang diundang untuk pembuktian.

Baca Juga: Potensi Pembebasan Hasan Tanjung dan Wardi Setelah Duel Carok Massal di Bangkalan, Ini Syaratnya

Undangan ini didasarkan pada ranking dan skor penilaian yang dilakukan oleh Pokja.

Namun, hanya lima rekanan yang memenuhi undangan tersebut.

Oleh karena itu, Pokja kemudian mengundang tiga rekanan lagi untuk melengkapi kuota menjadi tujuh.

Masa Sanggah dan Harapan untuk Pembangunan Berkualitas

Setelah pengumuman kualifikasi, para rekanan yang tidak lolos memiliki kesempatan untuk melakukan sanggah.

Hal ini dilakukan untuk memastikan proses lelang berlangsung secara transparan dan akuntabel.

Di tempat terpisah, Direktur RSUD Syamrabu, Farhat Surya Ningrat, menyatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui secara detail dinamika tender karena proses lelang dilakukan secara terbuka melalui ULP.

Baca Juga: Jadwal Pendaftaran CPNS 2024: Segera Daftar Sekarang dan Mulailah Karirmu di Pemerintahan Ketahui Formasi, Syarat, dan Cara Daftarnya

"Prinsipnya, kami tidak peduli siapa pun yang menjadi konsultan perencanaan. Yang penting profesional dan bekerja sesuai dengan ketentuan," tegas Farhat.

Farhat menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru lima lantai ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan optimalisasi pelayanan yang semakin meningkat, khususnya dengan semakin membeludaknya jumlah pasien.

"Kebutuhan gedung ini sangat urgen bagi kami. Makanya, kami berharap semuanya berjalan lancar mulai dari perencanaan, pengawasan, hingga pelaksanaan. Dan juga bisa menghasilkan pembangunan gedung berkualitas," harapnya. ***

Editor : Abdul Basri
#gedung baru #bangkalan #RSUD Syamrabu #Konsultan Perencanaan #lelang #pembangunan