RadarBangkalan.id - Tantangan akan akses air bersih dan ketahanan pangan di Papua tidak lagi menjadi mimpi belaka, berkat inisiatif kreatif TNI AD yang memimpin perubahan nyata.
Dalam misi kemanusiaan yang diprakarsai oleh Kolonel Infanteri Arry Sundoro S.Sos, Staf Ahli Pangdam XVII Cenderawasih,
dan didukung langsung oleh Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Msc, sebuah program inovatif telah diluncurkan untuk menyelesaikan tantangan tersebut.
Dengan dimulainya program pengeboran air bersih pada bulan Januari 2024 di Kabupaten Wamena Jayawijaya, RTM Wamena, Jayapura, Papua, langkah pertama menuju akses air bersih telah diambil.
Kolonel Arry menegaskan, "Bantuan pengeboran air bersih untuk minum, mandi, dan cuci ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kualitas hidup prajurit dan keluarganya, serta mendukung ketahanan pangan di wilayah ini."
Namun, upaya tersebut tidak berhenti di situ. Kolonel Arry menjalin kerjasama dengan Dinas Perikanan Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura untuk memberikan pelatihan budidaya ikan lele kepada prajurit yang mengalami masalah hukum.
Melalui penggunaan kolam terpal sebagai media budidaya, pelatihan tersebut diharapkan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang cukup bagi prajurit untuk memulai usaha budidaya ikan lele sebagai alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.
Program ini merupakan bagian dari visi TNI AD yang dipimpin oleh Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Msc, menunjukkan keseriusan dan kepedulian terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya, terutama di daerah terpencil seperti Papua.
Selaras dengan upaya pemerintah dalam memastikan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, program ini diharapkan akan membawa dampak positif yang signifikan bagi prajurit, keluarga mereka, dan masyarakat sekitar.
Sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya menjadi kunci keberhasilan program ini.
Dengan adanya kolaborasi ini, Papua diharapkan dapat terus maju dan berkembang dalam aspek kehidupan yang meliputi akses terhadap air bersih dan ketahanan pangan.
Dengan demikian, misi kemanusiaan TNI AD di Papua tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap para prajurit,
tetapi juga menjadi tonggak penting dalam upaya membangun kesejahteraan dan kemajuan bagi seluruh masyarakat Papua.
Inilah kreativitas TNI AD yang menginspirasi dan memberikan solusi nyata bagi tantangan di wilayah terpencil.***
Editor : Raditya Mubdi