News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pelajar SMA Tiba Tiba Meloncat ke Laut, Misteri Hilangnya Penumpang KM Sabuk Nusantara 92 di Perairan Pulau Raas

Ajiv Ibrohim • Kamis, 8 Februari 2024 | 03:51 WIB

SIAGA: Tim Basarnas melakukan pencarian penumpang KM Sabuk Nusantara 92 yang meloncat dalam pelayaran dari Pulau Kangean ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Minggu (4/2). (BASARNAS SUMENEP UNTUK JPRM)
SIAGA: Tim Basarnas melakukan pencarian penumpang KM Sabuk Nusantara 92 yang meloncat dalam pelayaran dari Pulau Kangean ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Minggu (4/2). (BASARNAS SUMENEP UNTUK JPRM)

SUMENEP, Radarbangkalan.id - Kegemparan melanda KM Sabuk Nusantara 92 saat seorang penumpangnya, Samil, seorang pelajar siswa kelas III SMA asal Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, Jawa Timur, dikabarkan hilang secara misterius di tengah perjalanan dari Pulau Kangean menuju Kalianget pada Jumat (2/2) dini hari.

Berdasarkan rekaman CCTV kapal, Samil terlihat meloncat ke laut dari dek belakang kapal sekitar pukul 02.40 WIB saat kapal melintas di sekitar perairan Pulau Raas.

Diduga nekat mengakhiri hidupnya, Samil sempat terlihat memakai pelampung sebelum menceburkan diri ke laut.

Upaya pencarian yang dilakukan oleh tim Basarnas Sumenep selama 4 hari sejak Sabtu (3/2) hingga Selasa (6/2) belum membuahkan hasil.

Baca Juga: Aksi Demo Pemkab Sampang, Pro Kontra Kebijakan PJ Bupati Sampang Hingga Digruduk 2 Aksi Sekaligus

Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian, termasuk ke arah timur dan selatan, terutama di sekitar perairan Desa Guwa-Guwa, Kecamatan Raas.

"Hasil pencariannya masih nihil," ungkap Bambang Pujo, Koordinator Unit Siaga Basarnas Sumenep.

"Pencarian akan terus dilakukan hingga beberapa hari ke depan. Sesuai peraturan, pencarian dan pertolongan itu batas waktunya sampai 7 hari."

Dugaan Motif dan Kesaksian Keluarga

Hingga saat ini, motif Samil nekat melompat dari kapal masih menjadi misteri.

Baca Juga: Misi Kemanusiaan TNI AD, Air Bersih dan Pelatihan Budidaya Ikan Lele Bagi Prajurit di Tanah Papua

Pihak keluarga masih menunggu informasi dari Basarnas terkait perkembangan pencarian dan belum memberikan keterangan resmi terkait motif di balik tindakan Samil.

Menurut Marjuni, Pj Kades Saur Saebus, Samil sebelumnya pulang ke pulau karena liburan sekolah dan berniat kembali ke sekolah dengan menumpang KM Sabuk Nusantara 92.

Tantangan Pencarian dan Harapan Keluarga

Upaya pencarian Samil dihadapkan dengan berbagai kendala, seperti cuaca buruk dengan gelombang tinggi dan hujan deras.

Baca Juga: Kolonel Arry Sundoro Lanjutkan Program Pengeboran Air untuk Prajurit Papua: Meningkatkan Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan

Tim Basarnas terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengerahkan segala upaya untuk menemukan Samil.

Keluarga Samil beserta warga Desa Saur Saebus menaruh harapan besar agar Samil dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Doa dan dukungan terus mengalir dari keluarga dan masyarakat setempat untuk kelancaran proses pencarian. ***

GERAK CEPAT: Relawan BPBD setempat mengevakuasi rombongan dari rumah yang terendam banjir di Desa Karanganyar. Di dalam rombongan tersebut ada ibu dan anak yang juga turut dievakuasi.
GERAK CEPAT: Relawan BPBD setempat mengevakuasi rombongan dari rumah yang terendam banjir di Desa Karanganyar. Di dalam rombongan tersebut ada ibu dan anak yang juga turut dievakuasi.
Editor : Ajiv Ibrohim
#Pulau Raas #Meloncat ke Laut #pelajar #penumpang #sma #KM Sabuk Nusantara 92