News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Tragedi Pemilu 2024: Panwas Cibadak Kehilangan Nyawa, Bagaimana Pertanggung Jawabannya?

Raditya Mubdi • Minggu, 18 Februari 2024 | 21:45 WIB
Ilustrasi Anggota PKD Meninggal Karena Kelelahan saat Pemilu 2024
Ilustrasi Anggota PKD Meninggal Karena Kelelahan saat Pemilu 2024

RadarBangkalan.id - Tragedi menyedihkan melanda jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Beni Karyanto (55), anggota Panitia Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) Cibadak, telah kehilangan nyawanya akibat kelelahan saat menjalankan tugas pemilu.

Kepergian Beni Karyanto pada Kamis, 15 Februari 2024, mengguncang tidak hanya keluarga dan kerabatnya, tetapi juga menciptakan ketegangan di kalangan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Cianjur.

Menurut sumber terpercaya, Beni gugur karena kelelahan yang tak tertahankan.

Bawaslu Cianjur merespons cepat dengan menjamin santunan sebesar Rp40 juta bagi keluarga almarhum.

Dari total tersebut, Rp10 juta dialokasikan untuk biaya pemakaman, sedangkan sisanya, Rp30 juta, telah diajukan ke Sekretariat Bawaslu.

Ketua Bawaslu Cianjur, Asep Tandang Suparman, menyampaikan rincian santunan tersebut dan menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran kesehatan petugas terlibat dalam pemilu.

Sebelum memasuki tahapan pemilihan, petugas diminta memastikan kesehatan mereka dengan pemeriksaan sebelum dan sesudah bertugas.

Dengan insiden ini, Bawaslu Cianjur mengimbau anggota panwas aktif dalam Pemilu 2024 untuk senantiasa menjaga kesehatan mereka.

Peringatan ini menegaskan bahwa tidak boleh memaksakan diri jika kondisi kesehatan kurang mendukung.

Asep Tandang Suparman menekankan perlunya pemeriksaan kesehatan berkala, kunjungan ke pusat layanan kesehatan, atau tenaga kesehatan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Baca Juga: Komeng Ingin Wujudkan Hari Komedi Jika Terpilih Jadi Anggota Dewan, Berikut Ini Fungsi Utama DPD RI

"Kondisi kesehatan prima sangat diperlukan agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan baik tanpa mengganggu kesehatan mereka sendiri," ujar Asep.

Kelelahan Beni Karyanto yang diduga menjadi pemicu serangan jantung dan pecahnya pembuluh darah menjadi fokus perhatian.

Sebagai anggota Panwas Kelurahan/Desa (PKD) Cibadak, Beni meninggal setelah mengalami keadaan koma saat bertugas mengawal distribusi logistik PPS ke TPS 04 Desa Cibadak.

Ketua Panwascam Cibeber, Asep Tolhah, merincikan bahwa Beni ditolong anggota KPPS dan kepala desa sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Sayang Cianjur.

Namun, Beni harus dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur bersama petugas Panwascam setelah kelelahan saat mengawasi proses distribusi logistik di TPS 04 Kampung Ciluncat, Desa Cibadak.

Hasil diagnosa tim medis menunjukkan kelelahan saat mengawasi distribusi logistik menjadi pemicu insiden tersebut.

Beni Karyanto menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ICU RSUD Sayang Cianjur, meninggalkan duka yang mendalam. ***

Editor : Raditya Mubdi
#kpu #bawaslu #cianjur #jawa barat