News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Misteri dan Motif Ledakan Bondet di Rumah Ketua KPPS Pamekasan: Spekulasi Narkoba dan Politik Merebak

Abdul Basri • Kamis, 22 Februari 2024 | 05:02 WIB

 

RUSAK PARAH: Kusyairi menunjukkan posisi ledakan bondet di depan pintu rumahnya, di Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Kota Pamekasan, Selasa (20/2). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
RUSAK PARAH: Kusyairi menunjukkan posisi ledakan bondet di depan pintu rumahnya, di Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Kota Pamekasan, Selasa (20/2). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

PAMEKASAN, Radarbangkalan.id - Teror ledakan diduga bondet di rumah Kusyairi, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Pamekasan, masih menyisakan misteri.

Tim gabungan Polres Pamekasan dan Polda Jawa Timur masih berusaha mengungkap pelaku dan motif di balik ledakan yang terjadi pada Senin (19/2) dini hari itu.

Di tengah upaya penyelidikan, spekulasi beredar bahwa ledakan tersebut terkait dengan narkoba dan motif politik.

"Kemungkinan ada warga yang geram dengan kelakuan putra Kusyairi yang diduga menjadikan tempat tersebut sebagai tempat mengonsumsi sabu," ujar seorang narasumber kepada Radarbangkalan.id, Rabu (21/2).

Baca Juga: China Tanggapi Positif Kemenangan Prabowo-Gibran dalam Quick Count Pilpres 2024, Memperkuat Kerja Sama dengan Indonesia?

Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengatakan, pihaknya masih mendalami informasi tersebut.

"Masih kami lakukan proses penyelidikan lebih mendalam," terangnya.

Dani menambahkan, pihaknya telah dibantu oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan tim Satbrimob Polda Jatim untuk mengusut tuntas insiden tersebut.

Baca Juga: Hanya Lima yang Tersentuh, Ratusan Pustu di Bangkalan Butuh Rehabilitasi yang Mendesak

"Kami sudah di-backup Ditreskrimum Polda Jatim dan tim Satbrimob Polda Jatim," ujarnya.

Meskipun spekulasi narkoba merebak, Dani belum berani memastikan kebenarannya.

"Masih kami lakukan penyelidikan, kami rampungkan hasil keterangan dari saksi-saksi dan cukup alat bukti dulu. Baru nanti bisa diungkap pelaku dan motifnya," kata dia.

Ledakan tersebut terjadi di tengah momen Pemilu 2024, yang membuat panik warga.

Baca Juga: Kebrutalan Penganiayaan Terhadap Dua Saksi Prabowo-Gibran di Tapanuli Tengah, Mata Sampai Bocor dan Pelipis Sobek

"Kami imbau masyarakat dapat mawas diri untuk sama-sama menciptakan Pamekasan aman, tertib, dan damai," jelas Dani.

Penyelidikan dan Spekulasi

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan mengatakan, timnya telah meminta keterangan dari tujuh saksi, termasuk Kusyairi, putranya, dan tetangga sekitar.

Doni tidak memungkiri adanya informasi bahwa teror ditujukan kepada putra Kusyairi.

"Berdasar hasil penyelidikan, sampai saat ini belum ditemukan yang mengarah pada informasi itu. Termasuk juga belum ditemukan motif yang mengarah pada teror yang berkaitan dengan problem politik terhadap Kusyairi sebagai ketua KPPS itu," ujarnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Kemungkinan Besar Tak Masuk Jajaran Kabinet Prabowo Jika Menang Pilpres 2024

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, timnya telah melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sampel bahan peledak.

"Kalau tidak salah, jenis peledaknya bondet," tuturnya.

Imam menambahkan, tim gabungan masih terus bekerja untuk mencari petunjuk dan mengungkap pelaku ledakan.

"Tidak bisa berandai-andai. Biarkan tim gabungan bekerja dulu di lapangan untuk menindaklanjutinya," pintanya.

Kondisi Desa dan Keluarga Korban

Kepala Desa Nyalabu Daya Mohammad Juhri mengatakan, selama ini tahapan pemilihan di desanya berlangsung aman dan lancar, termasuk di TPS tempat Kusyairi bertugas.

Baca Juga: Isi Surat Pernyataan Penolakan dari PDIP ke KPU, Ini Poin-Poinnya

"Aman dan tidak ada kendala maupun konflik," ujarnya.

Juhri mengaku kurang mengetahui pasti informasi terkait dugaan rumah Kusyairi sering dijadikan sebagai tempat mengonsumsi narkoba.

Radarbangkalan.id berusaha mengonfirmasi informasi tersebut kepada Kusyairi, namun yang bersangkutan tidak ada di rumah.

Baca Juga: Dibilang Tak Ada Kecurangan di Pemilu 2024 Oleh Mendagri Tito, Timnas AMIN Keberatan

"Nanti saja," balasnya melalui pesan WhatsApp.

Ledakan di rumah Ketua KPPS Pamekasan masih menyisakan misteri. Spekulasi terkait narkoba dan motif politik masih beredar, namun belum ada bukti kuat yang mengarah ke sana.

Penyelidikan masih terus dilakukan oleh tim gabungan Polres Pamekasan dan Polda Jawa Timur. ***

Editor : Abdul Basri
#bondet #Motif #politik #rumah #narkoba #ledakan #ketua KPPS Pamekasan