News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Tragedi Kecelakaan Maut di Jembatan Suramadu: Sopir Bus Tewas Terjepit dalam Benturan Mematikan

Raditya Mubdi • Senin, 26 Februari 2024 | 20:03 WIB
Kecelakaan di Jembatan Suramadu Hari Ini: Penyebab, Kondisi Bus Ringsek. (Kolase: RadarBangkalan.id)
Kecelakaan di Jembatan Suramadu Hari Ini: Penyebab, Kondisi Bus Ringsek. (Kolase: RadarBangkalan.id)

RadarBangkalan.id - Sabtu pagi yang cerah berubah menjadi momen tragis ketika seorang sopir bus pariwisata berinisial HR, 35 tahun, asal Kabupaten Kediri, terlibat dalam sebuah kecelakaan maut di Jembatan Suramadu.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.00, saat HR mengemudikan bus pariwisata dengan nomor polisi S 7910 US dari Bangkalan menuju Surabaya.

Menurut laporan dari Radar Madura, dugaan penyebab kecelakaan ini adalah karena HR mengemudi dalam kondisi sangat mengantuk.

Bertempat di tengah jembatan, nasib mempertemukan bus dengan bagian belakang truk Toyota Dyna bernomor polisi N 9821 UW yang datang dari arah yang sama.

Benturan yang tak terhindarkan itu menyebabkan kematian HR di tempat kejadian, tubuhnya terjepit di antara bodi truk yang mengalami kerusakan parah.

"Proses evakuasi berlangsung lama karena korban pengemudi bus ini terjepit di bawah kendaraan," ungkap Ipda Jauhari, Kanit Laka Satlantas Polres Bangkalan, dengan nada sedih.

Luka-luka serius yang dialami korban menambah kesulitan dalam proses evakuasi yang memakan waktu berjam-jam.

Satu-satunya korban jiwa dalam insiden ini adalah HR, sang sopir bus yang tak berdaya di bawah puing-puing kendaraannya.

Kecelakaan maut ini terjadi saat bus pariwisata melintasi Jembatan Suramadu dari arah Madura.

Sementara itu, sebuah truk bermuatan sirtu melaju lambat di jalur yang sama, sedangkan bus yang dikendarai oleh HR melaju dengan kecepatan tinggi.

Kondisi ini menciptakan momen yang mematikan ketika sopir bus, mungkin karena kelelahan, kehilangan kendali,

dan menabrak bagian belakang truk yang dikemudikan oleh AD, seorang warga 35 tahun dari Kabupaten Trenggalek.

Kisah ini menjadi pengingat akan rapuhnya kehidupan dan pentingnya kesadaran akan kewaspadaan dan keamanan di jalan raya.

Sebuah kecelakaan tidak hanya merenggut satu nyawa, tetapi juga merusak banyak kehidupan lainnya.

Semoga tragedi ini menjadi pelajaran bagi semua pengemudi untuk selalu memperhatikan kondisi mereka dan mengutamakan keselamatan di atas segalanya saat berada di jalan. ***

Editor : Raditya Mubdi
#Suramadu #bus #Kecelakaan