News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Mahfud Pilih Mundur dari Pilkada Bangkalan 2024 Pasca Rumahnya Digeledah KPK, Ini Tanggapan PDIP

Azril Arham • Rabu, 17 Juli 2024 | 21:12 WIB
Rumah Anggota DPRD Jatim Mahfud Digeledah KPK
Rumah Anggota DPRD Jatim Mahfud Digeledah KPK

RadarBangkalan.id - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menghormati keputusan Mahfud yang mengundurkan diri dari kontestasi Pilkada Kabupaten Bangkalan 2024 serta dari kursi anggota DPRD Jatim, setelah rumahnya digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mahfud adalah kader setia PDI Perjuangan dan telah lama berkiprah dalam dunia politik di Jawa Timur.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menyatakan apresiasinya terhadap langkah besar yang diambil oleh Mahfud.

"Jiwa besarnya itu yang saya apresiasi. Saya hormat betul," ujar Said Abdullah saat di Surabaya, Senin (15/7/2024).

Menurut Said, Mahfud telah menunjukkan sikap yang terpuji dengan mengundurkan diri demi menjaga integritas dan nama baik partai.

Sebelumnya, Mahfud telah diberikan tugas oleh PDIP untuk maju sebagai bakal calon bupati Bangkalan dalam Pilkada 2024.

Proses internal partai untuk memberikan surat rekomendasi kepada Mahfud bahkan telah mencapai tahap akhir.

Namun, dengan kejadian penggeledahan rumahnya oleh KPK, Mahfud memutuskan untuk mundur demi menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Said Abdullah menekankan bahwa proses hukum harus diserahkan kepada pihak yang berwenang.

"Bahwa salah atau tidak, bersalah atau tidak biarkan hukum yang menentukan, kita tidak perlu menjustifikasi," tegas Said.

Ia juga meminta semua pihak untuk tidak berprasangka sebelum ada keputusan hukum yang pasti.

Mahfud, dalam sebuah konferensi pers di Perum IMC, Jalan Halim Perdana Kusuma, Bangkalan, Jumat (12/7/2024), menyampaikan bahwa pengunduran dirinya dari Pilkada Bangkalan adalah keputusan yang sulit namun perlu diambil.

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua elemen yang ada di Madura, khususnya di Bangkalan. Saya ingin meluruskan informasi yang berkembang setelah kegiatan penggeledahan di rumah saya oleh KPK pada Selasa (9/7/2024)," ungkap Mahfud.

Mahfud juga menepis kabar bahwa dirinya ditangkap atau terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Ia menjelaskan bahwa petugas KPK yang datang ke rumahnya melakukan tugas dengan baik dan santun.

 Baca Juga: Ketum PBNU Minta Maaf Usai 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel

"Bahkan saya memohon izin sebelum penggeledahan agar bisa mengeluarkan anak saya dari rumah, dan itu diizinkan. Dan dalam penggeledahan itu pun tidak seperti yang kita bayangkan, artinya benar-benar dilakukan dengan kekeluargaan," tambah Mahfud.

Secara pribadi, Mahfud memutuskan untuk mundur dari kontestasi Pilkada Bangkalan dan juga dari jabatannya sebagai anggota DPRD Jatim.

"Sebagai anggota DPRD Jatim terpilih, saya juga telah menyampaikan kepada partai kami, saya ingin tidak melanjutkan," tuturnya.

Keputusan ini diambilnya untuk menjaga nama baik Bangkalan dan institusi DPRD Provinsi Jatim.

Mahfud menutup pernyataannya dengan menyatakan keyakinannya bahwa posisi yang ditinggalkannya akan digantikan oleh kandidat lain yang memiliki peringkat perolehan suara setelah dirinya. ***

Warung Nasi Kikil Mojosongo yang jadi warung favorit Gus Dur
Warung Nasi Kikil Mojosongo yang jadi warung favorit Gus Dur
Suasana di dalam warung rosobo yang nyaman dan masakan yang enak bisa jadi piliha lokasi bukber
Suasana di dalam warung rosobo yang nyaman dan masakan yang enak bisa jadi piliha lokasi bukber
Sate Kampret, Salah Satu Destinasi Kuliner Malam Legendaris di Jombang
Sate Kampret, Salah Satu Destinasi Kuliner Malam Legendaris di Jombang
Rujak Cingur Bu Bokin yang jadi warung favorit Gus Dur
Rujak Cingur Bu Bokin yang jadi warung favorit Gus Dur
Warung pecel Bu Djiah, salah satu destinasi kuliner khas di Jombang
Warung pecel Bu Djiah, salah satu destinasi kuliner khas di Jombang
Ada Sejak 1960, Ketan Merdeka Jadi Kuliner Legendaris di Jombang
Ada Sejak 1960, Ketan Merdeka Jadi Kuliner Legendaris di Jombang
Editor : Azril Arham
#Mahfud #kpk #pdip #dprd jatim #bangkalan #pilkada #pilkada bangkalan