RadarBangkalan.id – Proses penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kecamatan Socah berjalan dengan lancar dan sukses.
Lebih dari 2.000 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 11 desa di wilayah ini telah menerima bantuan tersebut tanpa mengalami kendala yang berarti.
Kegiatan distribusi ini dilaksanakan di Kantor Pos Kecamatan Socah selama enam hari, mulai dari 23 hingga 28 Februari 2025.
Samiadi, Pemimpin Cabang Pembantu (PM KCP) Socah, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran proses penyaluran bantuan ini.
"Alhamdulillah, penyaluran bansos PKH dan sembako kepada lebih dari 2.000 KPM yang tersebar di 11 desa, 67 dusun, 68 RW, dan 201 RT berlangsung sesuai harapan. Kami berharap ke depan proses ini semakin lancar tanpa hambatan yang serius," ujarnya.
Adi juga menjelaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Desa Jaddih dan Bilaporah, dan berakhir di Desa Socah.
Ia mengapresiasi kerja sama yang solid antara tim pendamping PKH Kecamatan Socah, serta dukungan dari pihak kepolisian dan TNI yang turut menjaga keamanan selama proses penyaluran.
"Terima kasih kepada Kapolsek dan Koramil yang telah membantu menjaga keamanan sehingga proses penyaluran berjalan tanpa kendala," tambahnya.
Salah satu penerima manfaat, Satiyah, warga Dusun Rabasan Timur, Desa Parseh, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterimanya.
Ia menerima bantuan sebesar Rp600 ribu, yang rencananya akan digunakan untuk tambahan modal usaha serta memenuhi kebutuhan keluarganya.
"Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Gus Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul selaku Menteri Sosial RI atas bantuan ini. Saya akan menggunakannya sebaik mungkin untuk keluarga dan usaha saya," ujarnya.
Penyaluran bansos di Socah ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang berhak.
Melalui sinergi antara berbagai pihak, mulai dari tim pendamping PKH, aparat keamanan, hingga lembaga penyalur seperti Kantor Pos, program ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan sistem yang semakin baik di masa mendatang.
Keberhasilan penyaluran bansos ini juga menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam mengurangi beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah tantangan global yang masih mempengaruhi stabilitas ekonomi nasional.
Dengan dukungan dan apresiasi dari masyarakat seperti yang diungkapkan Satiyah, program bansos diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan rakyat.
Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyaluran bansos, baik dari segi akurasi data penerima, kecepatan distribusi, maupun transparansi proses.
Harapannya, program ini tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga mampu memberdayakan masyarakat dalam jangka panjang, khususnya dalam meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat.
Dengan semangat kolaborasi dan tanggung jawab bersama, penyaluran bansos di Socah menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antar-pemangku kepentingan dapat menciptakan program yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Ke depan, pemerintah bertekad untuk terus memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas program bansos, sehingga semakin banyak keluarga yang terbantu dan sejahtera. ***
Editor : Abdul Basri