News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pemprov Jatim Lanjutkan Normalisasi DAS Tunjung Bangkalan, Penertiban PKL di Sepanjang Sungai Terus Berjalan

Agus Sulaiman • Jumat, 2 Mei 2025 | 20:14 WIB
HARUS TERTIB: Personel Satpol PP Bangkalan membongkar lapak PKL di tepi DAS Tunjung, Kecamatan Burneh, kemarin. (SATPOL PP UNTUK JPRM)
HARUS TERTIB: Personel Satpol PP Bangkalan membongkar lapak PKL di tepi DAS Tunjung, Kecamatan Burneh, kemarin. (SATPOL PP UNTUK JPRM)

RadarBangkalan.id – Program normalisasi daerah aliran sungai (DAS) Tunjung di Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, terus berjalan.

Kegiatan yang merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) ini telah berlangsung selama lebih dari dua pekan dan kini menyasar wilayah di sekitar Perumahan Graha Trunojoyo Asri.

Untuk mendukung kelancaran proses normalisasi, Pemerintah Kabupaten Bangkalan (Pemkab Bangkalan) bersama Muspika Burneh dan Satpol PP Bangkalan melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang menempati bantaran Sungai Tunjung.

“Kami terus memantau agar program normalisasi DAS Tunjung ini berjalan lancar dan sesuai jadwal,” kata Camat Burneh Hosun, Senin (1/5).

Baca Juga: Polisi Tangkap Satu Terduga Begal Motor Guru SD di Surabaya, Dua Pelaku Lain Masih Buron

Dalam pelaksanaan normalisasi, petugas menertibkan dan membongkar lapak milik PKL yang berdiri di sepanjang sungai.

Dari total 25 pedagang kaki lima (PKL) yang tercatat, sebanyak 7 lapak telah dibongkar, dan sisanya akan ditertibkan secara bertahap.

“Awalnya memang ada PKL yang menolak dibongkar, tetapi setelah diberi pemahaman, mereka akhirnya bersedia dibongkar secara sukarela,” tambah Hosun.

Plt Kepala Satpol PP Bangkalan, Muawi Arifin, mengungkapkan bahwa sebelumnya pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh PKL terkait pelaksanaan program normalisasi ini.

Ia menegaskan bahwa PKL masih diperbolehkan beraktivitas, asalkan tidak mendirikan bangunan permanen di kawasan yang terdampak.

“Kami bantu proses pembongkaran karena saat ini alat berat sedang dikerahkan untuk melakukan pengerukan di DAS Tunjung,” ujarnya.

Baca Juga: Aksi Pencopetan oleh Emak-Emak di Pasar Socah Gagal Setelah Dipergoki Pedagang

Muawi juga mengimbau para pedagang untuk mendukung penuh program ini demi kepentingan bersama.

Salah satu tujuan utama normalisasi DAS Tunjung adalah mengoptimalkan sistem jaringan irigasi dan mengurangi potensi banjir di wilayah sekitarnya.

“Kami harap para PKL memiliki kesadaran dan mendukung kegiatan ini karena dampaknya akan sangat positif untuk masyarakat luas,” pungkasnya. ***

Editor : Agus Sulaiman
#daerah aliran sungai #bangkalan #pkl #penertiban