RadarBangkalan.id – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) meluncurkan sebuah buku literasi bertema pendidikan karakter dan lagu pendamping sebagai bentuk nyata dari komitmen perguruan tinggi terhadap penguatan karakter mahasiswa di era digital.
Buku berjudul “Pendidikan Karakter dan Literasi Abad Ke-21” ini merupakan bagian dari implementasi program Kampung Karakter dan gerakan literasi abad ke-21 yang diusung UTM.
Peluncuran ini bertujuan menguatkan nilai-nilai moral dan etika di tengah masifnya penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa.
Wakil Rektor III UTM, Surokim Abdus Salam, menjelaskan bahwa peluncuran buku ini bertujuan untuk membentuk generasi mahasiswa yang cerdas secara akademik dan tangguh secara karakter.
Baca Juga: 659 Calon Jemaah Haji Asal Bangkalan Siap Diberangkatkan, Ini Jadwal dan Pembagian Kloter
“Dasar pemikiran kami adalah untuk menyelamatkan mahasiswa dari dampak negatif media sosial yang belakangan kerap merugikan institusi,” ujarnya.
Menurutnya, banyak konten viral yang justru memberikan citra negatif terhadap UTM. Dengan hadirnya buku ini, pihak kampus berharap dapat meminimalisasi penyebaran konten-konten yang merugikan serta memperkuat pendidikan karakter mahasiswa.
Tidak hanya buku, peluncuran tersebut juga diiringi oleh pembuatan lagu literasi. Rektor UTM, Prof. Safi’, menginisiasi ide ini agar mahasiswa lebih tertarik untuk membaca dan memahami isi buku yang cukup tebal, yaitu 135 halaman.
“Pak Rektor meminta agar dibuatkan lagu agar mahasiswa tidak merasa jenuh ketika membaca buku,” ujar Surokim.
Lagu tersebut berisi lirik yang selaras dengan nilai-nilai inti dalam buku, seperti pentingnya adab sebelum ilmu, serta penguatan karakter mahasiswa agar aktif, adaptif, amanah, peduli, dan kreatif.
Buku ini tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa lama, namun juga disiapkan sebagai bekal literasi bagi mahasiswa baru.
Baca Juga: Dishub Bangkalan Siapkan Sanksi Tegas untuk Pengendara Parkir Sembarangan
Sebagai pendukung, UTM juga menyiapkan infografis tentang literasi abad ke-21 untuk memudahkan pemahaman.
“Kami ingin semakin banyak mahasiswa UTM yang gemar membaca dan menulis,” tegasnya. ***