News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pencairan Bansos PKH Tahap Kedua di Bangkalan Tertunda, Ini Alasannya

Agus Sulaiman • Jumat, 16 Mei 2025 | 18:13 WIB
PROSES VERIFIKASI: Warga menunjukkan berkas disaksikan tenaga pendamping PKH seusai melakukan verfikasi KPM bansos PKH di Desa Batokaban, Kecamatan Konang, Kamis (27/3). (ROHIMULLAH UNTUK JPRM)
PROSES VERIFIKASI: Warga menunjukkan berkas disaksikan tenaga pendamping PKH seusai melakukan verfikasi KPM bansos PKH di Desa Batokaban, Kecamatan Konang, Kamis (27/3). (ROHIMULLAH UNTUK JPRM)

RadarBangkalan.id – Proses pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua di Kabupaten Bangkalan hingga kini belum dilakukan.

Meski telah memasuki triwulan kedua tahun 2025, penyaluran bansos PKH belum bisa dilaksanakan karena masih menunggu hasil verifikasi terbaru Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Bangkalan, Mohammad Aminullah, menyatakan bahwa keterlambatan ini disebabkan oleh perubahan sistem data penerima bansos.

Saat ini, pemerintah tidak lagi menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), tetapi telah beralih ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga: Sudah Tiga Kali Terlibat Kasus Narkoba,ASN di Bangkalan Ditangkap karena Jadi Kurir Sabu

“Pencairan PKH dibagi menjadi empat tahap setiap tahun. Tahap pertama sudah disalurkan pada triwulan pertama. Tapi untuk tahap kedua, kami masih menunggu verifikasi dari DTSEN,” ujar Aminullah, Jumat (16/5/2025).

Menurutnya, data KPM kini berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dimasukkan ke sistem oleh para pendamping PKH di masing-masing wilayah. Selanjutnya, data tersebut diverifikasi untuk menentukan penerima yang valid.

Untuk tahap pertama tahun ini, jumlah KPM yang telah menerima bantuan mencapai 40.457 orang.

Namun, untuk tahap kedua, jumlah penerima PKH 2025 kemungkinan mengalami perubahan, tergantung hasil verifikasi berdasarkan data DTSEN terbaru.

“Kami belum bisa memastikan jumlah penerima tahap kedua sampai data DTSEN resmi keluar dari pusat,” jelas Aminullah.

Rohimullah, salah satu pendamping PKH Kecamatan Konang, mengungkapkan bahwa verifikasi KPM untuk tahap kedua telah rampung sejak 30 April 2025. Proses verifikasi dilakukan sejak Maret dan datanya langsung diunggah melalui aplikasi DTSEN.

Baca Juga: Masih Terkendala Masalah Lahan, Pemerintah Bangkalan Rencanakan Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Katol

“Setiap pendamping menerima data sesuai wilayah kerja masing-masing. Di Konang, ada sembilan pendamping yang masing-masing memverifikasi 300–600 KPM,” terangnya.

Hingga kini, pemerintah daerah Bangkalan melalui Dinas Sosial masih menunggu data final dari pusat untuk melanjutkan proses pencairan bansos PKH tahap kedua.

Penerima yang lolos verifikasi akan langsung ditetapkan dan dana akan ditransfer sesuai jadwal yang akan diumumkan kemudian. ***

Editor : Agus Sulaiman
#bantuan #bangkalan #PKH #bansos