Radarbangkalan.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang telah menyiapkan kuota beasiswa untuk calon mahasiswa Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Namun hingga kini, pendaftarannya belum dibuka karena masih menunggu jadwal resmi dari pihak kampus.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, Arief Lukman Hidayat, menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan inisiatif perdana dari Pemkab. Sampang. Sasarannya adalah putra-putri daerah yang ingin menempuh pendidikan di STAN dan bersedia kembali mengabdi untuk Sampang.
“Beasiswa ini sepenuhnya dibiayai pemerintah daerah. Tapi penerima wajib siap kembali ke Sampang dan bekerja di instansi pemerintah,” tegasnya, kemarin.
Meski kuota dan anggaran sudah disiapkan, proses seleksi belum bisa dimulai karena mekanisme penerimaan tetap mengikuti jadwal dari STAN. Pemkab masih menunggu informasi resmi dari perguruan tinggi tersebut.
Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 781.102.000 untuk 10 orang penerima. Dana tersebut akan menanggung seluruh biaya pendidikan selama menempuh studi di STAN.
“Program ini bagian dari ikhtiar kami menyiapkan SDM berkualitas untuk masa depan pelayanan publik di Sampang,” imbuh Arief.
Ia juga menambahkan, program seperti ini tidak dimiliki oleh semua daerah. Di Jawa Timur, hanya segelintir kabupaten/kota yang menyediakan beasiswa khusus kerja sama dengan STAN.
” Tergantung pemerintah daerahnya masing-masing, seperti di Jatim tidak semua daerah membuka program itu,” jelasnya.(jun/gik)
Editor : Mohammad Sugianto