News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pagu Siswa Baru di Bangkalan Terancam Tak Terpenuhi

Ina Herdiyana • Senin, 23 Juni 2025 | 18:38 WIB

 

GENERASI EMAS: Calon peserta SPMB SMA/SMK Negeri Bangkalan mengisi data saat mengambil PIN di SMA Negeri 2 Bangkalan, Jumat (13/6). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
GENERASI EMAS: Calon peserta SPMB SMA/SMK Negeri Bangkalan mengisi data saat mengambil PIN di SMA Negeri 2 Bangkalan, Jumat (13/6). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Kuota penerimaan siswa baru untuk jenjang SMA dan SMK di Kabupaten Bangkalan terancam tidak terpenuhi sepenuhnya.

Hal itu disebabkan jumlah siswa yang mengambil personal identification number (PIN) sebagai syarat pendaftaran lebih sedikit dari total daya tampung yang disediakan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kasi SMA dan PK-PLK pada Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Bangkalan Moh. Fauzi menyebutkan, hingga saat ini baru 4.397 calon siswa yang mengambil PIN.

Baca Juga: Kabur ke Bangkalan, Pencuri Motor Asal Surabaya Tertangkap di Bangkalan

Padahal, pagu penerimaan tahun ini mencapai 6.372 siswa, terdiri atas 2.844 kursi untuk SMA dan 3.528 untuk SMK Negeri.

”Tidak ada aturan untuk memperpanjang masa pengambilan PIN. Kalau melihat perbandingan antara jumlah PIN yang diambil dengan kuota yang tersedia, kemungkinan besar tidak semua sekolah akan terpenuhi 100 persen,” jelas Fauzi Sabtu (22/6).

Tahap pertama pendaftaran—yang mencakup jalur afirmasi, perpindahan orang tua, dan jalur prestasi lomba—telah selesai dilaksanakan. Saat ini, proses seleksi masuk berada di tahap kedua.

Pendaftaran tahap dua dimulai Minggu (22/6) dan ditutup hari ini (23/6) dengan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan Minggu (24/6).

Baca Juga: Pemkab Bangkalan Siap Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

”Kami imbau kepada calon peserta didik yang telah mengambil PIN agar benar-benar memperhatikan jadwal agar tidak tertinggal informasi penting,” tegasnya.

Kepala SMA Negeri 2 Bangkalan Dwi Imam Arif menyatakan bahwa pada tahap pertama, sekolahnya menerima 167 pendaftar. Namun, satu peserta tidak lolos seleksi karena tidak memenuhi syarat.

”Setiap calon siswa boleh mengikuti seluruh tahapan pendaftaran asalkan sesuai dengan persyaratan yang berlaku,” ucapnya.

”Ini yang perlu dicermati, jangan asal daftar tanpa memahami ketentuannya,” tandasnya. (lil/jup)

Editor : Ina Herdiyana
#siswa baru #pagu #spmb #tidak terpenuhi #PIN #terancam