News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Program BMU Tak Jelas, Anggaran Rp 4,2 Miliar untuk IKM Belum Terealisasi

Ina Herdiyana • Selasa, 24 Juni 2025 | 19:04 WIB

 

Ilustrasi bantuan modal usaha (RadarMadura.id)
Ilustrasi bantuan modal usaha (RadarMadura.id)

BANGKALAN, RadarBangkalan.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan telah mengalokasikan dana sebesar Rp 4,2 miliar untuk mendukung pelaku industri kecil dan menengah (IKM) melalui program bantuan modal usaha (BMU).

Dana tersebut bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Namun hingga kini, realisasi program yang dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bangkalan itu belum menunjukkan kejelasan.

Fungsional Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Disperinaker Bangkalan Dody Ahmad mengatakan, penyaluran bantuan belum bisa dipastikan waktunya.

Baca Juga: Pencairan PKH Tahap Dua Belum Merata, Belasan Ribu KPM di Bangkalan Masih Menanti Bansos

Hal itu disebabkan masih adanya sejumlah tahapan administrasi yang harus diselesaikan.

”Saat ini masih dalam tahap penyetoran berkas oleh para pelaku IKM. Sebelumnya mereka melakukan pendaftaran secara online,” ujarnya Kamis (19/6).

Jumlah IKM yang telah mendaftar secara daring tercatat 394 orang. Namun, jumlah yang telah menyerahkan berkas fisik belum bisa dipastikan. Setelah semua dokumen masuk, panitia BMU akan melakukan proses verifikasi.

Verifikasi ini akan dilanjutkan dengan survei lapangan untuk menilai kelayakan calon penerima.

Baca Juga: Dispendik Bangkalan Siapkan Rekrutmen Guru untuk Sekolah Rakyat

Jika dinyatakan layak, nama-nama penerima akan diajukan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati sebelum masuk ke tahap pengadaan barang.

”Survei lapangan ini penting agar bantuan tepat sasaran dan datanya bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Dody.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Khotib Marzuki menekankan pentingnya transparansi dalam penyaluran bantuan.

Dia berharap, program ini bukan sebatas pemberian modal, tetapi juga diiringi dengan pendampingan jangka panjang.

Baca Juga: Dua Kecelakaan Terjadi dalam Sehari di Lokasi Proyek Jembatan Pangeleyan, Sopir Harus Hati-Hati!

”Pemerintah harus memastikan penerima BMU benar-benar dibina dan dipantau perkembangan usahanya. Jangan sampai selesai pencairan, dibiarkan begitu saja,” katanya.
(lil/jup)

Editor : Ina Herdiyana
#industri kecil dan menengah #program #BMU #bantuan modal usaha #ikm #DBHCHT