News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Catut Nama Tokoh, Pelaku Tipu Warga lewat Praktik Pengobatan Palsu

Ina Herdiyana • Selasa, 24 Juni 2025 | 19:40 WIB

 

Ilustrasi pengobatan tradisional. (Jawa Pos)
Ilustrasi pengobatan tradisional. (Jawa Pos)

BANGKALAN, RadarBangkalan.id Modus penipuan dengan mencatut nama tokoh kembali terjadi di Bangkalan.

Kali ini nama Ra Bir Aly, putra dari almarhum KH Kholilurrahman (Ra Lilur), diduga disalahgunakan oleh pelaku untuk menjalankan praktik pengobatan palsu yang menipu sejumlah warga.

Aksi tersebut menyeret nama seorang pria bernama Rofik, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Program BMU Tak Jelas, Anggaran Rp 4,2 Miliar untuk IKM Belum Terealisasi

Dia diduga bekerja sama dengan seseorang yang berpura-pura menjadi Ra Bir Aly demi meyakinkan para korban. Akibat perbuatannya, Rofik nyaris menjadi bulan-bulanan massa.

Kepala Desa Brakas Dajah, Kecamatan Modung, Bahrudin, mengungkapkan bahwa setidaknya lima orang telah menjadi korban.

Kasus ini bermula saat Hasan, salah satu korban, mengenal Rofik yang mengaku sebagai sopir sekaligus pembantu Ra Bir Aly.

Rofik kemudian memperkenalkan "atasannya" kepada warga, mengeklaim bahwa sosok tersebut memiliki karomah dan mampu memberikan berkah melalui pengobatan spiritual.

Baca Juga: Pencairan PKH Tahap Dua Belum Merata, Belasan Ribu KPM di Bangkalan Masih Menanti Bansos

”Pelaku mengenakan sorban dan berpenampilan laiknya tokoh agama. Tapi saat dicek, ternyata bukan Ra Bir Aly yang asli,” ujar Bahrudin.

Keraguan mulai muncul ketika Bahrudin melakukan video call langsung dengan Ra Bir Aly yang sesungguhnya. Dari sanalah para korban sadar telah menjadi sasaran penipuan.

Rofik sempat diajak menemui keluarga Ra Bir Aly di kediamannya. Namun saat itu, Ra Bir Aly tidak berada di tempat, dan rombongan hanya diterima oleh ibunda dari tokoh tersebut.

Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, membenarkan penangkapan Rofik. Saat ini pihaknya masih memburu pelaku utama yang berperan sebagai Ra Bir Aly palsu.

Baca Juga: Dispendik Bangkalan Siapkan Rekrutmen Guru untuk Sekolah Rakyat

”Modusnya berkedok pengobatan. Korban bahkan ada yang sampai menyerahkan sepeda motornya,” jelas Hafid. (za/jup)

Editor : Ina Herdiyana
#pengobatan palsu #bangkalan #catut nama tokoh