News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Baru Terisi 65 Persen, Dispendik Bangkalan Siapkan Jalur Pemenuhan Pagu

Ina Herdiyana • Jumat, 27 Juni 2025 | 19:19 WIB
LENGANG: Warga dan seorang bocah keluar dari pintu masuk SMPN 1 Bangkalan yang terletak di Jalan Letnan Ramli Nomor 1B Bangkalan Kamis (26/6). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
LENGANG: Warga dan seorang bocah keluar dari pintu masuk SMPN 1 Bangkalan yang terletak di Jalan Letnan Ramli Nomor 1B Bangkalan Kamis (26/6). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Proses seleksi penerimaan murid baru (SPMB) jenjang SMP negeri di Kabupaten Bangkalan saat ini sedang berlangsung.

Pengumuman hasil seleksi telah dilakukan Rabu (25/6) dan tahapan berikutnya adalah proses daftar ulang yang dijadwalkan berlangsung 26 hingga 28 Juni.

Dari total 7.328 kursi yang disediakan di 55 SMP negeri di wilayah yang dikenal sebagai Kota Zikir dan Salawat, hingga kini baru terisi 4.833 kursi atau sekitar 65,95 persen.

Baca Juga: Terkendala Anggaran, Penambahan Armada Damkar Bangkalan Belum Terwujud

Dengan demikian, masih tersisa 2.495 kursi yang belum terisi untuk tahun ajaran baru ini.

”Pengumuman sudah dilakukan dan proses daftar ulang untuk seluruh jalur sedang berjalan.

Namun, untuk sekolah yang belum memenuhi kuota, akan dibuka kembali pendaftaran,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan Moh. Yakub.

Dia menjelaskan, dari 55 SMP negeri di Bangkalan, hanya tiga sekolah yang sudah memenuhi kuota, yakni SMPN 1 Bangkalan, SMPN 2 Bangkalan, dan SMPN 4 Bangkalan.

Baca Juga: KPK Periksa Mathur Husyairi terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Jatim

Artinya, sebanyak 52 sekolah lainnya masih belum mencapai jumlah siswa sesuai pagu yang ditetapkan.

”Nanti akan dibuka jalur pemenuhan pagu agar kursi yang masih kosong dapat diisi oleh calon siswa yang belum mendapatkan tempat. Insyaallah akan kami buka mulai Kamis sampai Sabtu, 3–5 Juli,” jelasnya.

Yakub juga menanggapi isu yang beredar terkait dugaan adanya kecurangan dalam proses SPMB, terutama pada jalur prestasi.

Dia menegaskan bahwa tidak ada praktik kecurangan dalam sistem penerimaan tahun ajaran 2025/2026. “Kami pastikan hal itu tidak benar,” tegasnya.

Baca Juga: Terdakwa Pembunuhan Mahasiswi UTM Ajukan Banding atas Vonis Mati

Kepala SMPN 2 Bangkalan Achmad Huzaini menyatakan bahwa sekolah yang dia pimpin tidak perlu membuka jalur pemenuhan pagu.

Sebab, seluruh kuota dari 10 rombongan belajar (rombel) yang tersedia sudah terisi penuh.”Dari total 10 rombel, kuotanya 320 siswa dan semuanya sudah terpenuhi,” pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Ina Herdiyana
#pagu #spmb #bangkalan #pendidikan #smp #negeri