News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Banjir Rob Terjang Pesisir Pamekasan, Fasilitas Wisata Rusak Dihantam Ombak

Ina Herdiyana • Sabtu, 28 Juni 2025 | 17:40 WIB
TINGGI: Ombak menerjang fasilitas wisata di Pantai Jumiang, Pamekasan, Kamis (26/6). (AYU LATIFAH/JPRM)
TINGGI: Ombak menerjang fasilitas wisata di Pantai Jumiang, Pamekasan, Kamis (26/6). (AYU LATIFAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarBangkalan.id – Selama enam hari terakhir hingga Senin (23/6), wilayah pesisir Pantai Selatan Pamekasan dilanda banjir rob.

Gelombang laut yang tinggi disertai angin kencang membuat warga pesisir cemas dan tidak tenang.

Di kawasan Pantai Jumiang, Pamekasan, sejumlah fasilitas wisata mengalami kerusakan akibat terjangan air laut.

Baca Juga: Gerbang Kota Jadi TPS Liar, Bupati Bangkalan Angkat Bicara

Ernawati, pemilik warung di lokasi tersebut, mengungkapkan bahwa air laut mulai pasang sejak Selasa (24/6).

Ombak besar yang datang bersama angin kencang mengakibatkan kerusakan pada fasilitas yang dikelola oleh Pemkab Pamekasan seperti gazebo pengunjung.

”Biasanya tidak separah ini. Ombak mulai masuk sekitar pukul 07.00 dan mencapai puncaknya sekitar pukul 10.00. Air mulai surut kembali sekitar pukul 12.00,” jelas Ernawati yang berusia 50 tahun.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi menyatakan, sejauh ini banjir rob hanya terjadi di pantai selatan.

Baca Juga: Baru Terisi 65 Persen, Dispendik Bangkalan Siapkan Jalur Pemenuhan Pagu

Namun, dia tidak menutup kemungkinan fenomena serupa bisa terjadi di wilayah pantai utara.

”Sampai saat ini, belum ada laporan dari pantai utara. Yang terdampak baru wilayah pesisir selatan, termasuk kerusakan fasilitas wisata di Pantai Jumiang,” ujarnya.

Banjir rob ini dipicu oleh fenomena super new moon yang menyebabkan naiknya permukaan air laut melebihi normal, dengan ketinggian rata-rata antara 130 hingga 150 sentimeter.

Menurut prediksi BMKG, banjir rob masih berpotensi terjadi hingga Jumat (28/6). Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama pada waktu-waktu rawan antara pukul 09.00 hingga 13.00.

Baca Juga: Terkendala Anggaran, Penambahan Armada Damkar Bangkalan Belum Terwujud

”Rob tidak terjadi sepanjang hari, hanya pada jam-jam tertentu. Kami tidak bisa mencegahnya, tapi kami sudah turun ke lapangan untuk memberikan peringatan kepada warga,” tutup Dhofir. (afg/jup)

Editor : Ina Herdiyana
#pesisir #Selatan #wisata #BPBD Pamekasan #waspada #banjir rob #fasilitas