News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Bangkalan Siap Jalankan Program Sekolah Rakyat, Tunggu Instruksi Pusat

Ina Herdiyana • Sabtu, 28 Juni 2025 | 18:14 WIB

 

TURUN LANGSUNG: Bupati Bangkalan Lukman Hakim meninjau lokasi pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, Selasa (29/4). (HUMAS PEMKAB BANGKALAN untuk JPRM)
TURUN LANGSUNG: Bupati Bangkalan Lukman Hakim meninjau lokasi pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, Selasa (29/4). (HUMAS PEMKAB BANGKALAN untuk JPRM)

BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Kabupaten Bangkalan akan menjadi salah satu wilayah yang melaksanakan program nasional Sekolah Rakyat (SR) tahun ini.

Bangkalan masuk dalam kelompok pelaksana gelombang 1C. Namun, pembangunan gedung SR masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan di Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, untuk lokasi pembangunan.

Baca Juga: Pengangguran di Bangkalan Didominasi Lulusan SMP, TPT Capai 32.469 Orang

Pembebasan lahan telah selesai dan warga sekitar pun menyatakan dukungannya. ”Sambil menunggu pembangunan gedung permanen, kegiatan awal akan menggunakan gedung balai diklat milik BKPSDM,” ujarnya.

Lukman berharap, pembangunan fisik gedung SR bisa dimulai tahun ini. Mengingat, kegiatan belajar mengajar (KBM) dari program yang diinisiasi Kementerian Sosial (Kemensos) dijadwalkan mulai September.

Terkait pendanaan, Lukman mengaku belum memperoleh informasi pasti mengenai besaran anggaran dari pusat.

Pemkab Bangkalan sebagai penerima manfaat hanya bertugas menyediakan lahan.

Baca Juga: Geger, Warga Sampang Temukan Bayi Malang di Persawahan, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

”Pusat menargetkan pembangunan dimulai Agustus. Karena itu, kami bentuk tim khusus untuk mempercepat persiapan program ini,” terangnya.

”Lahannya sudah siap, sekarang kami fokus melengkapi dokumen administrasi. Jika semuanya rampung Agustus, pembangunan bisa segera dimulai,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Bangkalan Muhammad Aminullah memastikan, pada tahap awal, KBM akan dimulai dengan dua rombongan belajar (rombel). Masing-masing berisi 25 siswa.

”Penentuan jenjangnya masih dibahas. Bisa jadi dua rombel untuk jenjang SMP atau satu untuk SMP dan satu untuk SMA. Untuk SD, saat ini belum memungkinkan,” pungkasnya. (lil/luq)

Editor : Ina Herdiyana
#pemkab bangkalan #pemerintah pusat #pendidikan #Instruksi #Sekolah Rakyat #sr