News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Belasan Proyek Revitalisasi SD di Bangkalan Belum Berjalan, Siswa Masih Belajar Bergiliran

Ina Herdiyana • Kamis, 3 Juli 2025 | 18:43 WIB
SASARAN REVITALISASI DISPENDIK: Guru SDN Mlajah 2, Bangkalan, berada di halaman sekolahnya, Rabu (2/7). (KHOLIL RAMLI/JPRM)
SASARAN REVITALISASI DISPENDIK: Guru SDN Mlajah 2, Bangkalan, berada di halaman sekolahnya, Rabu (2/7). (KHOLIL RAMLI/JPRM)

 

BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Anggaran Rp 11,235 miliar telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan untuk proyek revitalisasi ruang kelas baru (RKB) di sejumlah sekolah dasar (SD).

Dana tersebut terbagi dalam 15 paket pekerjaan. Namun, hingga memasuki awal semester kedua tahun ini, belum satu pun proyek yang terealisasi.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dispendik Bangkalan Ali Yusri Purwanto mengakui bahwa semua proyek tersebut masih dalam tahap proses pengadaan.

Baca Juga: Penerapan Parkir Berlangganan Tunggu Rekomendasi Ketua DPRD

Saat ini tahapan yang sedang berjalan adalah klarifikasi dan evaluasi penawaran dari penyedia jasa.

Karena itu, pihaknya belum menerbitkan surat perintah kerja (SPK) untuk rekanan.

”Prosesnya masih berjalan, termasuk tahapan pembuktian dan evaluasi. Kebetulan metode pengadaannya menggunakan e-Katalog,” ungkapnya Rabu (2/7).

Ali menjelaskan, nilai anggaran tiap proyek bervariasi, mulai dari Rp 85 juta hingga Rp 1,1 miliar.

Baca Juga: Putusan MK: Pemilu Daerah Mundur, Jabatan DPRD Bisa Diperpanjang

Dia menargetkan seluruh proyek revitalisasi tersebut bisa dituntaskan sebelum akhir tahun.

”Harapan kami, seluruh SPK bisa diterbitkan bulan ini. Jadi, pekerjaan fisik diharapkan sudah rampung 100 persen pada November,” ujarnya optimistis.

Salah satu sekolah yang akan menerima program revitalisasi tahun ini adalah SDN Mlajah 2.

Kepala sekolah Atik Zainab menyatakan bahwa pembangunan ruang kelas baru sangat dibutuhkan di sekolahnya.

Baca Juga: Pemkab Bangkalan Salurkan Rp 712 Juta untuk Bedah Rumah, 26 Penerima Jadi Sasaran

Kekurangan ruang belajar membuat siswa harus belajar bergantian, pagi dan siang.

”Sudah bertahun-tahun kondisi seperti itu kami alami, karena memang jumlah ruang kelas masih kurang,” jelasnya. (lil/jup)

Editor : Ina Herdiyana
#Revitalisasi #RKB #belajar #proyek #bergiliran #sd #sekolah dasar