News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pencurian Mesin Handtraktor di Pesantren Arosbaya Terekam CCTV, Pelaku Naik Mobil Avanza Hitam

Mohammad Sugianto • Minggu, 6 Juli 2025 | 21:44 WIB
Ilustrasi : Tiga pencuri memasukkan handtraktor kedalam mobil avanza
Ilustrasi : Tiga pencuri memasukkan handtraktor kedalam mobil avanza

BANGKALAN,Radarbangkalan.id – Aksi pencurian mesin handtraktor terjadi di Pondok Pesantren Darul Mannan, Desa Glagga, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Kejadian ini berlangsung pada Kamis dini hari (3/7/2025) sekitar pukul 03.45 WIB, dan terekam jelas oleh kamera pengawas CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dari rekaman CCTV, terlihat tiga orang pelaku yang datang menggunakan mobil Toyota Avanza warna hitam. Dua orang pelaku turun dari mobil dan mengangkat mesin handtraktor, sementara satu orang lainnya tetap berada di dalam mobil untuk berjaga. Mesin tersebut dipikul dan dimasukkan ke dalam bagasi mobil.

Kanit Reskrim Polsek Arosbaya, Aiptu Nurul Trisdianto, membenarkan adanya laporan kasus pencurian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak pondok pesantren telah melaporkan kejadian ini secara resmi pada Sabtu pagi (5/7/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Benar, kami sudah menerima laporan dari pengurus pondok. Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Aiptu Nurul.

Menurutnya, barang yang dicuri berupa mesin handtraktor yang disimpan di area samping utara pesantren, tepatnya di area parkir yang biasa digunakan oleh wali santri. Tempat tersebut juga kerap digunakan santri untuk memasak saat ada kunjungan keluarga.

Berdasarkan analisis rekaman CCTV dan keterangan dari pelapor, ketiga pelaku diperkirakan bukan berasal dari lingkungan sekitar pesantren. Tidak ada satu pun warga atau penghuni pondok yang mengenali wajah mereka.

“Melihat ciri-cirinya, kemungkinan besar pelaku berasal dari luar Desa Glagga. Kami masih mendalami informasi dan melacak keberadaan para pelaku,” tambah Nurul.

Korban pencurian, Minarurrohman, yang juga merupakan pelapor, menyebutkan bahwa mesin handtraktor yang hilang memiliki nilai sekitar Rp 5 juta. Ia berharap agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku.

“Saya tidak mengenal pelaku. Harapannya kasus ini bisa segera ditangani dan pelaku tertangkap,” tegas Minarurrohman.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa kasus ini termasuk dalam kategori pencurian dengan pemberatan (curat), karena dilakukan oleh lebih dari satu orang dan berlangsung pada malam hari.(za/bil)

Editor : Mohammad Sugianto
#polres bangkalan #Polsek Arosbaya #pencuri abg #Arosbaya #pelaku pencurian