SUMENEP, RadarBangkalan.id – Empat siswa perwakilan Kabupaten Sumenep mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Timur. Namun, hanya dua yang berhasil melaju.
Dua pelajar yang lolos adalah Ragwan Anriyani Yusuf dan Willy Dwi Anugerah Widiyatno.
Sementara dua lainnya, Nabila Urbaningrum dan Dimas Andika, belum berhasil lolos karena tidak memenuhi kriteria yang ditentukan pada seleksi tingkat provinsi.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep Achmad Dzulkarnain menyampaikan bahwa keempat peserta sebenarnya memiliki kualitas yang baik.
Namun, ketatnya persaingan membuat hanya satu laki-laki dan satu perempuan yang lolos seleksi.
”Kompetitornya sangat banyak. Jadi, cukup wajar jika dua peserta kita belum berhasil. Yang terpilih ini sudah prestasi luar biasa,” ujar Dzulkarnain, yang juga pernah menjabat sebagai kepala Dinsos P3A Sumenep.
Menurut dua, pencapaian ini patut diapresiasi. Apalagi, tidak semua daerah dapat mengirimkan wakilnya hingga tingkat provinsi.
Dia menambahkan bahwa capaian dua peserta yang lolos tahun ini sama seperti tahun lalu.
Seleksi Paskibraka tingkat provinsi sendiri mencakup berbagai tahapan ketat, mulai dari seleksi administrasi, tes wawasan kebangsaan (TWK), tes inteligensi umum (TIU), hingga pemeriksaan kesehatan.
Peserta juga diuji kemampuan baris-berbaris (PBB) dan menjalani tes kebugaran jasmani (samapta).
”Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi, akhirnya terpilih 75 siswa terbaik se-Jawa Timur,” pungkasnya. (iqb/jup)
Editor : Ina Herdiyana