News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pemkab Bangkalan Gulirkan Beasiswa Sekolah Kedinasan Tahun Depan

Ina Herdiyana • Sabtu, 19 Juli 2025 | 20:59 WIB

 

GENERASI EMAS: Murid SMA Negeri 2 Bangkalan pulang sekolah usai mengikuti kegiatan sekolah, Jumat (18/7).
GENERASI EMAS: Murid SMA Negeri 2 Bangkalan pulang sekolah usai mengikuti kegiatan sekolah, Jumat (18/7).

BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berencana meluncurkan program beasiswa bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan kedinasan. Khususnya yang ingin menjadi prajurit TNI dan anggota Polri.

Salah satu program prioritas Bupati Bangkalan Lukman Hakim dan Wakil Bupati (Wabup) Moch. Fauzan Ja’far itu akan direalisasikan di 2026.

Pemkab akan memberikan beasiswa secara penuh kepada siswa yang terpilih, mulai dari persiapan sampai lolos seleksi menjadi anggota TNI atau polisi.

Wabup Fauzan menyatakan, pemkab telah melakukan persiapan secara matang untuk merealisasikan program tersebut.

Koordinasi dengan pihak terkait telah dilakukan untuk memastikan rencana pemberian beasiswa dalam pendidikan kepolisian dan militer bagi anak-anak Bangkalan bisa terlaksana.

”Kami akan membantu saudara-saudara kita yang berminat menjadi anggota TNI atau polisi. Kami sudah menjalin komunikasi untuk permohonan, tinggal menunggu waktu untuk menandatangani kerja sama secara resmi,” kata Fauzan, Kamis (17/7).

Selain akademi kepolisian (akpol) dan akademi militer (akmil), beasiswa itu akan mencakup siswa yang ingin masuk ke sekolah kedinasan lainnya.

Seperti Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG).

”Kami sudah menganggarkan di tahun depan, yakni 2026, untuk bisa memulai itu. Yang sudah pasti, yang kami sediakan adalah anggaran untuk bimbel (bimbingan belajar) atau persiapannya, baik fisik maupun akademik,” sebutnya.

Program bersifat kemitraan. Jadi, Fauzan memastikan seluruh proses yang akan dilalui pendaftar diikuti secara profesional. Sehingga, persiapan secara personal bagi setiap siswa dapat memenuhi standar persyaratan.

Sebab, itu sebagai upaya untuk meningkatkan gairah anak-anak Bangkalan berkarier di bidang hukum.

”Kuotanya masih kami bicarakan. Kalau target kami selam lima tahun itu satu desa minimal satu, mudah-mudahan bisa lebih. Karena ini kami biayai penuh mulai bimbel persiapan sampai biaya pendidikan,” pungkasnya.

Ketua Dewan Pendidikan (DP) Bangkalan Abdillah Rahman berharap itu dikonsep secara matang. Sebab, akan menyedot anggaran pemerintah yang relatif sangat terbatas.

”Harus jelas, harus benar-benar paten konsep kerja samanya. Kalau hanya pelatihan tapi tidak dikawal sampai lulus, seleksi itu bisa percuma. Jangan sampai buang-buang anggaran dan programnya nanti berhenti di tengah jalan,” pungkasnya. (lil/jup)

Editor : Ina Herdiyana
#prajurit #pemkab bangkalan #polri #program #beasiswa #tni