News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Tiga Guru Madura Tembus 50 Besar EJIES 2025, Wakili Bangkalan dan Pamekasan

Mohammad Sugianto • Rabu, 30 Juli 2025 | 17:00 WIB
250 guru yang berhasil masuk seleksi ajang EJIES 2025 mengikuti pembinaan di Dispendik Jatim
250 guru yang berhasil masuk seleksi ajang EJIES 2025 mengikuti pembinaan di Dispendik Jatim

Radarbangkalan.id – Ajang East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2025 kembali menjadi wadah kompetisi bergengsi bagi para guru dan tenaga kependidikan se-Jawa Timur dalam memamerkan karya inovasi pendidikan terbaik. Dari empat kabupaten di Madura, hanya dua kabupaten yang berhasil menempatkan wakilnya di 50 besar karya inovatif tahun ini, yakni Kabupaten Bangkalan dan Pamekasan.

Dari Kabupaten Bangkalan, satu-satunya perwakilan yang berhasil lolos adalah Alfiah, guru Kimia dari SMAN 1 Kamal. Ia mencuri perhatian dewan juri melalui karyanya berjudul Strategi Pembelajaran Kimia SERU (Sistematis, Eksploratif, Relevan, dan Unik). Inovasi ini dinilai mampu menjawab tantangan pembelajaran Kimia yang selama ini dianggap sulit dan kurang menarik bagi siswa.

Sementara dari Kabupaten Pamekasan, dua guru berhasil masuk dalam daftar 50 besar: yakni Arwiyatul Laila, guru SMAN 1 Pamekasan, dengan karyanya Implementasi Realistic Mathematics Education (RME) bersama Gempi. Ia mengembangkan pendekatan pembelajaran matematika yang kontekstual dan menyenangkan berbasis karakter tokoh lokal. Selain itu Elman Joko Trianto, guru SMKN 2 Pamekasan, dengan karya SCAN (Skanida CNC Plasma Cutting berbasis Android). Karya ini merupakan inovasi teknologi pembelajaran berbasis industri 4.0 untuk siswa kejuruan teknik.

Ketiga guru dari Bangkalan dan Pamekasan tersebut lolos dari seleksi ketat yang melibatkan lebih dari puluhan ribu peserta dari seluruh Jawa Timur, termasuk guru, tenaga kependidikan, dan pengawas sekolah.

Ajang EJIES 2025 sendiri diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk mendorong lahirnya ide-ide kreatif dan inovatif dalam dunia pendidikan. Dari 50 besar yang diumumkan, akan disaring kembali menjadi 30 besar, sebelum akhirnya ditetapkan karya inovasi terbaik tahun ini.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta. “Inovasi adalah kunci untuk menjawab tantangan pendidikan masa depan. Kami bangga bisa melihat semangat perubahan yang luar biasa dari para pendidik kita,” ujarnya beberapa waktu lalu dihadapan ratusan guru.

Aries mengungkapkan akan memberikan apresiasi yang layak kepada 30 guru terbaik nantinya. ”Masing-masing pemenang nanti kita beri beasiswa pendidikan S2 jika yang belum sekolah S2,” ungkapnya.

Masuknya tiga guru dari Madura dalam 50 besar menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di pulau garam terus berkembang. Selanjutnya, mereka akan menjalani tahap penilaian lanjutan sebelum diumumkan sebagai 30 karya inovasi terbaik EJIES 2025.

Madura boleh berharap, salah satu dari mereka bisa membawa pulang penghargaan tertinggi sebagai inovator pendidikan terbaik Jawa Timur tahun ini.(gik)

 

Editor : Mohammad Sugianto
#dispendik jatim #Guru Inovatif #pamekasan #ejies 2025 #bangkalan #Guru 2025 #guru kreatif