News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Instruksikan Vaksinasi Massal, Gubernur Khofifah Pantau Kasus Campak di Sumenep

Ina Herdiyana • Senin, 25 Agustus 2025 | 00:10 WIB

 

JADI ATENSI: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kiri) ditemani Dokter Spesialis dr. Anita Febriana, dan Wabup Sumenep KH Imam Hasyim menjawab pertanyaan wartawan saat meninjau kasus campak.
JADI ATENSI: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kiri) ditemani Dokter Spesialis dr. Anita Febriana, dan Wabup Sumenep KH Imam Hasyim menjawab pertanyaan wartawan saat meninjau kasus campak.

SUMENEP – Kasus campak di Sumenep tergolong kejadian luar biasa (KLB). Tak heran, jika Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun ke Kota Keris untuk memantau penanganan kasus tersebut, kemarin (23/7).

Orang nomor satu di lingkungan Pemprov Jatim itu pertama-tama melakukan rapat bersama sejumlah pihak di aula Rumah Dinas Bupati Sumenep.

Kemudian, meninjau penanganan pasien campak di RSUD Moh Anwar Sumenep.

Di kabupaten ujung timur pulau madura ini terdata ditemukan 2.035 kasus campak.  17 pasien di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Diketahui, 16 anak yang meninggal tidak pernah diimunisasi dan satu pasien imunisasinya tidak lengkap.

Gubernur Khofifah mengatakan, kasus campak di Sumenep butuh penanganan khusus.

Mengingat jumlah kasusnya cukup banyak. Bahkan yang tercatat meninggal dunia mencapai 17 orang.

”Kita harus melakukan kerja secara terpadu dan terintegrasi dengan cara melibatkan semua elemen baik vertikal maupun horizontal,” katanya.

Khofifah mengungkapkan, pihaknya sudah menentukan langkah cepat untuk menekan kasus yang menimpa anak tersebut.

Dia mengaku sudah melakukan rapat dengan sejumlah pihak untuk menangani kasus ini.

Di antaranya melakukan outbreak response immunization (ORI) atau vaksinasi.

”Kita harus memberikan percepatan penanganan. Tanggal 25 (Senin) akan dilakukan vaksinasi secara masif, vansinasi campak rubela,” ungkapnya.

Vaksinasi campak rubela akan dilakukan secara merata di Kabupaten Sumenep. Khofifah berharap, semua elemen masyarakat menyebarkan infomasi tersebut sehingga kasus campak segera teratasi.

”Vaksinasi massal ini bisa dilakukan di puskesmas maupun puskesmas pembantu (pustu). Vaksinnya sudah dikirim dari Kementerian Kesehatan, vitaminnya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” terang Khofifah.

Dokter Spesialis Anak RSUD Moh Anwar Sumenep dr. Anita Febriana menuturkan, di rumah sakit ada delapan pasien anak yang dirawat akibat campak. Mereka terpantau dalam keadaan stabil.

”Dengan kehadiran Bu Gubernur ini dapat memberi dorongan semangat bagi para pasien untuk cepat sembuh,” tuturnya.

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim mengucapkan terimkasih kepada Gubernur Khofifah atas dukungan terhadap sumenep. Utamanya, dalam menangani kasus campak.

Menurut dia, rapat koordinasi yang dipimpina gubernur sangat penting dalam menentukan langkah kongkrit untuk menekan kasus campak.

”Ke depan kita harus berkomitmen untuk melakukan langkah konkrit dan membangun sinergitas antara pemerintah daerah dan pemprov jatim serta jajaran lainnya dalam menangani kasus campak ini,” tukasnya. (iqb/bil)

Editor : Ina Herdiyana
#sumenep #Vaksinasi Massal #gubernur khofifah #kasus #campak