SUMENEP – Apotek Pangesto yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Sumekar ditutup Selasa (7/10).
Sebab, apotek yang dikelola perusahaan pelat merah milik Pemkab Sumenep tersebut dianggap tidak sehat.
Sebab, tidak menyerahkan keuntungan bagi hasil ke PD Sumekar. Bahkan, sejak Mei hingga September tidak pernah menyerahkan laporan keuangan ke PD Sumekar selaku perusahaan induk.
Direktur PD Sumekar Hendri Kurniawan menyatakan, penutupan unit usaha yang dilakukan sesuai peraturan perusahaan (PP).
Bahkan, pihaknya telah memanggil manajemen Apotek Pangesto. Selain itu, pembinaan juga sudah dijalankan.
Namun, upaya itu tidak membuat manajerial Apotek Pangesto menjadi sehat. ”Di Awal tahun mereka sempat memberikan bagi hasil ke kami, tapi sangat kecil, hanya sekitar Rp 500 ribu tiap bulan,” katanya.
Sesuai kerja sama atau kesepakatan yang terbaru, pihak apotek wajib menyetorkan bagi hasil minimal Rp 2,5 juta per bulan.
Namun, sejak Mei hingga September tidak pernah menyetor keuntungan pada PD Sumekar.
”Bahkan, mereka juga tidak menyerahkan laporan keuangan ke kami (PD Sumekar),” ucap Hendri.
Hendri mengaku sudah bersurat ke manajemen Apotek Pangesto. Namun, surat yang dilayangkan tidak diindahkan hingga tiga kali.
Dalam surat itu termaktub, jika tidak menyerahkan bagi hasil, akan dilakukan penutupan sementara mulai Selasa (7/10).
Baca Juga: Pelatihan Manajemen Keuangan Berbasis Web Tingkatkan Kapasitas Usaha Jamu Tradisional di Bangkalan
”Makanya, kami lakukan tindakan tegas dengan penutupan sementara. Karena saya anggap sudah tidak sehat dalam mengelola apotek,” tukasnya.
Hendri menegaskan, Apotek Pangesto baru bisa beroperasi kembali jika pengelolaan dilakukan secara profesional serta transparan sesuai isi perjanjian.
”Kami ingin apotek ini jadi unit bisnis yang sehat, bukan ladang pelanggaran,” imbuhnya.
Pengelola Apotek Pangesto Istianah belum memberikan keterangan terkait penutupan sementara apotek yang dikelolanya itu. Saat dihubungi ke nomor handphone, yang bersangkutan tidak merespons. (iqb/jup)
Editor : Ina Herdiyana