News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Brimob Sisir Kalibata Usai Mata Elang Tewas Dikeroyok dan Tenda PKL Dibakar

Ubaidillah • Jumat, 12 Desember 2025 | 13:48 WIB
Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan menyisir area pascapengeroyokan yang menewaskan seorang mata elang serta aksi pembakaran tenda PKL dan motor di Kalibata, Jakarta Selatan.  Ilustrasi(ANTARA)
Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan menyisir area pascapengeroyokan yang menewaskan seorang mata elang serta aksi pembakaran tenda PKL dan motor di Kalibata, Jakarta Selatan. Ilustrasi(ANTARA)

Radarbangkalan.id - Anggota Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk melakukan penyisiran setelah terjadinya pengeroyokan yang menewaskan seorang mata elang (matel) serta pembakaran tenda PKL dan motor di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

"Ya, kita akan melakukan penyisiran. Kita akan melihat kelompok-kelompok mana yang ada supaya mereka segera bubar. Kami berharap warga masyarakat jangan main hakim sendiri," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan, Kamis (11/12).

Baca Juga: Update Kasus Kalibata: Satu Tewas, Satu Kritis, Polisi Buru Pelaku Ganda

Ia menambahkan, "Personil Polri dari Brimob Kwitang dan juga dari Sat Samapta, dari Direktorat Samapta Polda serta Sat Samapta Polres dan juga Polsek sudah berada di TKP. Dan kita mengamankan TKP ini dan kami berharap warga masyarakat tidak lagi khawatir."

Nicolas menjelaskan bahwa aksi perusakan dan pembakaran tenda PKL hingga motor merupakan buntut dari pengeroyokan yang menewaskan seorang matel.

"Akibat dari itu yang korban ini mempunyai teman-teman kurang lebih 80 sampai 100 orang tiba-tiba datang, sebenarnya kami dari pihak kepolisian sudah mengantisipasi itu, namun kekuatan pada saat itu yang tiba-tiba datang kurang lebih 100 orang itu merusak warung-warung yang ada di sekitar tempat ini," ucapnya.

Saat ini, kepolisian masih menyelidiki kasus pengeroyokan yang menewaskan satu matel dan membuat satu lainnya luka berat.

Baca Juga: Update Kasus Kalibata: Satu Tewas, Satu Kritis, Polisi Buru Pelaku Ganda

"Anggota Reskrim kita masih dalam, dan Polda serta Polsek masih kolaborasi untuk mengungkap pelaku pengeroyokan dan juga kami akan mengungkap pengerusakan yang terjadi di sekitar sini," kata Nicolas.

Sebelumnya, dua pria berprofesi sebagai matel menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal di Kalibata pada Kamis (11/12) sekitar pukul 15.30 WIB. Satu di antaranya meninggal dunia.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan insiden bermula ketika kedua matel menghentikan seorang pengendara sepeda motor.

Baca Juga: Direktur Utama Terra Drone Ditangkap Terkait Kebakaran Maut yang Tewaskan 22 Orang

"Kronologisnya, tadi ada salah satu pengguna sepeda motor lah. Nah, sepeda motor tiba-tiba distop oleh teman-teman ini. Setelah distop, diberhentiin lah, biasa. Nah, baru diberhentiin, ini menurut keterangan saksi, baru diberhentiin terus, dari pengguna jalan yang lain keluar dari mobil," kata Mansur.

Ia melanjutkan, "Tiba-tiba datenglah mobil yang pengendara mobil di jalan juga. Pengendara mobil enggak tahu dari mana tiba-tiba turun untuk membantu. Terus dipukulinlah si matel itu."

Setelah melakukan aksi kekerasan, para pelaku langsung meninggalkan lokasi. Pemotor yang sempat dihentikan kedua korban juga ikut meninggalkan tempat kejadian.

Baca Juga: Kasus Cek Mahar Rp 3 Miliar Palsu: Kronologi hingga Mbah Tarman Jadi Tersangka

Editor : Ubaidillah
#Mata Elang #polda metro jaya #pengeroyokan #brimob #kalibata