News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Penyerahan Bantuan Seragam Lompat Tahun, Dispendik Sumenep Sebut gara-gara Terhambat Transportasi Laut

Ina Herdiyana • Jumat, 9 Januari 2026 | 12:20 WIB

 

 

ANTRE: Ratusan warga kepulauan antre saat hendak menaiki kapal di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Selasa (6/1). 
ANTRE: Ratusan warga kepulauan antre saat hendak menaiki kapal di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Selasa (6/1). 

RadarBangkalan.id – Anggaran pengadaan bantuan seragam yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tahun anggaran 2025 mencapai Rp 3,5 miliar.

Namun, distribusi bantuan untuk siswa SD dan MI tersebut belum tuntas hingga saat ini.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dispendik Sumenep Ardiansyah Ali Shochibi mengakui distribusi bantuan seragam belum tuntas.

Bantuan tersebut baru dapat dinikmati siswa di wilayah daratan. Sementara untuk siswa di wilayah kepulauan belum didistribusikan.

Namun, skema pendistribusiannya sudah ditentukan. Bantuan tersebut dapat diambil perwakilan sekolah di lokasi yang sudah dipilih dispendik.

”Nanti dikumpulkan di satu tempat untuk pengambilannya. Sama lah teknisnya dengan di daratan,” ujarnya Kamis (8/1).

Distribusi bantuan seragam di wilayah daratan ditargetkan tuntas akhir bulan ini. Sementara distribusi untuk daerah kepulauan hingga saat ini belum ditentukan.

Dispendik beralasan menyesuaikan dengan jadwal kapal. ”Tapi untuk wilayah Kecamatan Gayam dan Nonggunong, insyaallah didistribusikan Rabu (14/1) dan Kamis (15/1).

”Kebetulan ada giat evaluasi, sekaligus nanti penyaluran seragam,” tuturnya.

Sedangkan jadwal pendistribusian untuk Kecamatan Arjasa, Kangayan, Sapeken, dan Masalembu belum ditentukan.

Sebab, masih menunggu selesainya penyaluran di wilayah daratan.

”Untuk yang lain belum kami susun karena untuk daratan belum tersalurkan semua,” jelasnya.

Bantuan seragam yang disalurkan sebanyak 16.952 set. Terdiri atas 9.591 seragam untuk siswa SD.

Sedangkan untuk siswa MI 7.361 seragam. Anggaran yang dialokasikan dalam program itu Rp 3,5 miliar. Sementara realisasinya Rp 3,4 miliar.

”Sisanya Rp 100 juta tetap menjadi silpa di kas daerah. Kami membelanjakan anggaran sesuai kebutuhan, termasuk biaya pengiriman ke tiap kecamatan,” ujarnya.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin meminta dispendik untuk segera menuntaskan penyaluran bantuan itu.

Salah satunya dengan memantau jadwal keberangkatan kapal di kepulauan. Sehingga, proses penyalurannya tidak berlarut-larut.

”Kalau ada jadwal kapal terbaru harus segera berangkat, jangan menunggu selesai di daratan dulu,” pintanya.

Dia mengingatkan dispendik agar proses penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.

Dengan begitu, manfaat program itu bisa benar-benar dirasakan peserta didik yang membutuhkan.

”Kami harap bantuan seragam itu bisa segera diterima oleh anak didik. Sehingga, manfaatnya dapat langsung dirasakan,” tegasnya. (tif/jup)

 

Editor : Ina Herdiyana
#sumenep #lompat tahun #madura #transportasi laut #penyerahan bantuan #seragam sekolah #dispendik sumenep