Radarbangkalan.id – Sebanyak 248 siswa SDN Tlagah 2, Kecamatan Galis, Bangkalan, terdampak ambruknya bangunan sekolah akibat hujan deras.
Proses belajar tetap berjalan, meski dengan segala keterbatasan.
Para siswa kelas 4, 5, dan 6 terpaksa menumpang belajar di rumah warga sekitar, termasuk rumah kepala sekolah. Sementara kantor sekolah rusak dan tak layak ditempati.
“Kalau istirahat, guru-guru banyak berteduh di bawah pohon. Ruang guru sudah rusak sejak lama,” kata Kepala Sekolah Fatmawati.
Keterlambatan renovasi disebut bukan semata kelalaian, melainkan akibat sengketa lahan sekolah yang baru dimenangkan Dinas Pendidikan Bangkalan pada awal 2025.
Meski rencana pembangunan baru sudah diagendakan tahun 2026, kondisi darurat membuat pihak sekolah berharap pemerintah segera turun tangan.
“Kami berharap pembangunan bisa segera direalisasikan. Anak-anak tetap harus belajar, tapi keselamatan mereka jauh lebih penting,” tegas Fatmawati.
Editor : Yusron Hidayatullah