BANGKALAN,Radarbangkalan.id-Jawa Pos Radar Madura mulai memanaskan mesin jelang pelaksanaan Bazar Takjil Ramadan 2026. Panitia inti menggelar rapat persiapan untuk mematangkan konsep teknis dan pelaksanaan event tahunan yang sudah menjadi ikon Ramadan di Kabupaten Bangkalan tersebut.
Rapat dipimpin langsung Manajer Event Jawa Pos Radar Madura, Mohammad Sugianto. Dalam pertemuan itu, panitia membahas sejumlah poin krusial, mulai dari teknis penerimaan peserta, jumlah lapak yang akan disediakan, hingga kesiapan sarana pendukung bazar takjil.
Salah satu fokus utama rapat adalah penentuan jumlah peserta bazar. Panitia sepakat bahwa penerimaan pedagang akan sangat bergantung pada ketersediaan tenda yang disiapkan. Dalam hal ini, Pemkab Bangkalan kembali menjadi mitra strategis dengan rencana dukungan berupa penyediaan tenda untuk peserta bazar.
“Jumlah peserta tentu kami sesuaikan dengan jumlah tenda yang tersedia. Kami berharap dukungan tenda dari Pemkab Bangkalan bisa maksimal, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa terakomodir,” ujar Sugianto dalam rapat tersebut.
Tak hanya mengandalkan bantuan pemerintah daerah, panitia Jawa Pos Radar Madura juga mulai melakukan sounding ke sejumlah pihak perbankan. Langkah ini dilakukan untuk menjajaki kemungkinan dukungan tambahan berupa sumbangan tenda demi memperluas daya tampung peserta bazar.
Upaya tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Bazar takjil Radar Madura telah rutin digelar hampir 16 tahun dan selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang kecil yang menjadikan momentum Ramadan sebagai ajang mengais rezeki.
“Kami berusaha semaksimal mungkin bisa mengakomodir semua masyarakat Bangkalan yang ingin berjualan di bazar takjil, karena bagi kami momen ini sangat berharga bagi mereka untuk menjajakan produk olahan dan tentu mengais rejeki,” ungkap Sugianto.
Pria asli Kecamatan Blega itu menegaskan, bazar takjil bukan sekadar agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, event ini telah menjadi penggerak ekonomi rakyat, terutama selama bulan Ramadan.
Oleh sebab itu, ia berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir. Baik dari pemerintah daerah, perbankan, maupun mitra lainnya. Sebab, keberlangsungan bazar takjil Radar Madura terbukti mampu mendongkrak perputaran ekonomi di Kabupaten Bangkalan.
“Dampaknya sangat nyata. Mulai dari pedagang kecil, UMKM, hingga sektor pendukung lainnya ikut merasakan manfaat. Karena itu, kami berharap sinergi ini terus terjaga,” tandasnya.
Dengan persiapan yang mulai dimatangkan sejak dini, panitia optimistis Bazar Takjil Ramadan 2026 akan kembali menjadi magnet masyarakat sekaligus ruang ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.(gik)
Editor : Mohammad Sugianto