BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahap pertama untuk jenjang SMA dan SMK berakhir Kamis (12/6).
Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) wilayah Bangkalan menyebut, sebagian besar pagu penerimaan siswa baru di tahap satu terpenuhi.
Kasi SMA PK-PLK Cabdindik Provinsi Jatim Wilayah Bangkalan Muh. Fauzi menyatakan, pagu penerimaan murid baru SMA di jenjang pertama 35 persen dari total pagu. Tidak heran, hampir semua sekolah pagu penerimaannya terisi penuh.
Baca Juga: Wakili Jatim, Tiga Atlet Judo Bangkalan Bidik Gelar Juara Nasional
"Semua siswa ingin mendaftar di tahap pertama. Makanya untuk SMA mayoritas terpenuhi sesuai pagu. Sedangkan untuk jenjang SMK banyak yang tidak terpenuhi, karena berbasis kejuruan," katanya.
Siswa yang tidak diterima di tahap pertama bisa kembali mendaftar di tahap kedua. Yakni, melalui jalur afirmasi, mutasi orang tua, dan prestasi hasil lomba.
Pendaftaran tahap kedua tersebut dibuka secara bersamaan bagi calon peserta didik SMA dan SMK. "Pendaftaran tahap pertama Rabu (17/6) hingga Kamis (18/6)," imbuhnya.
Setelah itu, sambung Fauzi, akan dibuka pendaftaran jalur nilai prestasi akademik yang digelar secara terpisah untuk jenjang SMA dan SMK.
Baca Juga: Mengobati Rindu kepada Rasulullah, Jemaah Althof Ziarah Situs Bersejarah Madinah
Untuk jenjang SMA, pendaftaran jalur nilai prestasi akademik dibuka di tahap tiga yang dimulai, Rabu (24/6) hingga Kamis (25/6).
Sedangkan untuk jalur prestasi akademik jenjang SMK dibuka di tahap empat yang dilaksanakan pada Selasa (30/6) dan Rabu (1/7).
Biasanya, pendaftar di tahap ketiga dan keempat jumlahnya makin merosot. "Maka akhirnya banyak yang tidak memenuhi pagu," katanya.
Fauzi menambahkan, siswa yang telah diterima dalam SPMB tidak bisa mendaftar di lembaga lain.
Baca Juga: Puluhan SPPG Tidak Beroperasi Lagi akibat Beragam Kendala
Oleh sebab itu, siswa harus memastikan sekolah yang dituju sebelum mendaftar. "Kalau sudah diterima, otomatis PIN-nya terblokir, maka tak bisa mendaftar lagi," katanya. (jup)
Editor : Ina Herdiyana