PAMEKASAN, RadarBangkalan.id – Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk rekonstruksi ruas Jalan Waru Barat–Tlonto Ares tahun ini.
Proyek tersebut dipastikan masuk dalam program pembangunan infrastruktur yang akan direalisasikan pada 2025.
Saat ini paket pekerjaan masih berada pada tahap persiapan dan perencanaan.
Dinas PUPR masih melakukan penghitungan teknis untuk menentukan volume pekerjaan yang akan dilaksanakan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pamekasan Tri Gunawan mengatakan, perencanaan masih dilakukan bersama tim konsultan.
Karena itu, panjang ruas jalan yang akan direkonstruksi belum dapat ditentukan.
“Masih dalam tahap penghitungan oleh konsultan sehingga volume pekerjaannya belum final,” ujarnya Senin (22/6).
Menurut Tri, kenaikan harga aspal dan sejumlah material konstruksi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perencanaan proyek.
Kondisi tersebut membuat penyesuaian perlu dilakukan agar pekerjaan tetap sesuai dengan pagu anggaran yang tersedia.
Meski demikian, Dinas PUPR memastikan proyek rekonstruksi jalan tersebut tetap dilaksanakan tahun ini.
Seluruh tahapan ditargetkan berjalan sesuai jadwal yang telah disusun.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Achmad Fauzi meminta agar program rehabilitasi maupun rekonstruksi jalan didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat.
Penentuan prioritas, menurut dia, harus mempertimbangkan tingkat kerusakan jalan serta manfaat yang akan dirasakan pengguna.
Politikus Partai Demokrat itu juga mengingatkan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur, terutama pada ruas jalan dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.
“Infrastruktur yang baik merupakan kebutuhan dasar masyarakat karena berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi dan pelayanan publik,” katanya. (afg/han)
Editor : Ina Herdiyana