News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Antrean BBM di SPBU Bangkalan Mengular, Pertamina Diminta Berikan Solusi Konkret

Ina Herdiyana • Jumat, 3 Juli 2026 | 12:47 WIB
PADAT: Puluhan kendaraan antre di SPBU Junok, Bangkalan, Kamis (2/7). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
PADAT: Puluhan kendaraan antre di SPBU Junok, Bangkalan, Kamis (2/7). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Bangkalan terus terjadi lebih dari sepekan terakhir.

Kepadatan pembeli bahkan menyebabkan gangguan arus lalu lintas di sekitar SPBU.

Hingga kini, belum ada langkah konkret yang mampu mengatasi persoalan tersebut.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) Bangkalan Moh. Rasuli menerangkan, pihaknya telah mengetahui kondisi tersebut dan menyampaikannya kepada Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Wilayah Madura.

Baca Juga: Danilo Jadi Legiun Asing Perdana Madura United, Siap Perkuat Kreativitas Lini Serang

Menurut dia, antrean dipicu keterlambatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah SPBU di Bangkalan.

Biasanya, pasokan BBM tiba pada pagi hingga siang hari. Namun, dalam beberapa hari terakhir, distribusi baru dilakukan pada malam hari sehingga menyebabkan penumpukan kendaraan yang mengantre di SPBU.

Meski demikian, Rasuli memastikan stok BBM bersubsidi jenis Pertalite masih mencukupi.

Dia juga menilai, antrean semakin panjang setelah pengecer tidak lagi diperbolehkan menjual Pertalite. Akibatnya, masyarakat harus membeli BBM langsung di SPBU.

Baca Juga: Susunan Pemain Portugal vs Kroasia: Cristiano Ronaldo dan Luka Modric Starter di 32 Besar Piala Dunia 2026

Selain itu, kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan kenaikan harga BBM turut mendorong meningkatnya jumlah pembeli.

Menurut Rasuli, pemerintah daerah telah menerbitkan surat yang melarang pembelian BBM menggunakan jeriken sebagai bagian dari upaya pengawasan distribusi.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menyatakan akan melakukan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU untuk memastikan penyebab antrean panjang serta menindaklanjuti informasi mengenai dugaan kelangkaan Pertalite.

”Kami akan mengecek terlebih dahulu di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi Kamis (2/7). (za/yan)

Editor : Ina Herdiyana
#mengular #berita Madura #antrean bbm #distribusi pertalite lambat #SPBU Bangkalan