RadarBangkalan.id - Lomba Istri Ngomel Suami atau yang disebut Lomba Ngomel Bojo di Perumahan Green Hill, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik, ternyata tidak hanya dibuat untuk menghibur warga dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Di balik aksi para istri melontarkan omelan kepada suami, panitia menyelipkan pesan tentang pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga. Warga juga ingin mengingatkan para suami agar tidak terlalu larut dalam hobi hingga melupakan keluarga.
Baca Juga: Polres Bangkalan Amankan Ustaz Diduga Lecehkan Anak di Madrasah Tragah
Berawal dari Keprihatinan soal Perceraian
Sekretaris RW Nur Sholeh mengatakan ide Lomba Ngomel Bojo muncul setelah dirinya melihat tingginya persoalan perceraian di Kabupaten Gresik.
Ia kemudian ingin menghadirkan kegiatan yang berbeda dalam perayaan kemerdekaan sekaligus menyampaikan pesan kepada warga mengenai pentingnya menjaga keluarga.
"Karena ingin membuat lomba yang berbeda dan tidak pernah ada. Saya ingin ada sesuatu yang unik dalam perayaan kemerdekaan, tetapi sekaligus ada pesan yang bisa disampaikan kepada warga," tutur Nur Sholeh, Selasa (18/8/2026).
Baca Juga: Kondisi Terkini Pria di Lumajang yang Kemaluannya Dipotong Istri, Masih Jalani Perawatan
Menurut Nur Sholeh, keresahan tersebut muncul setelah ia mencari informasi mengenai kasus perceraian di Gresik. Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu alasan warga memilih konsep lomba yang tidak biasa.
"Saya sendiri pernah searching di Google, melihat perceraian di Kabupaten Gresik yang tinggi. Kami prihatin melihat keadaan itu, makanya dibuatlah lomba ini," imbuhnya.
Baca Juga: Ojol Lempar Molotov ke 2 Pos Polisi Surabaya Ternyata Sudah Diintai Selama Dua Hari
Suami Diingatkan Tak Berlebihan Menjalani Hobi
Dalam lomba tersebut, para istri diminta menyampaikan omelan kepada suami secara kreatif. Berbagai kebiasaan suami menjadi bahan yang disampaikan, termasuk kegemaran ngopi, berkumpul dengan teman hingga memelihara burung kicau.
Nur Sholeh mengatakan sejumlah ibu-ibu di lingkungannya memang pernah mengeluhkan kebiasaan suami yang terlalu larut dalam hobi.
Namun, menurutnya, persoalan sebenarnya bukan terletak pada hobi. Suami tetap diperbolehkan menjalankan aktivitas yang disukai selama tidak membuat tanggung jawab terhadap keluarga terabaikan.
"Saya juga mendapat keluhan dari ibu-ibu tentang para suaminya yang kadang lupa ketika menyalurkan hobi secara berlebihan. Misalnya hobi ngopi atau kicau burung," jelasnya.
Baca Juga: 202 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Kota Blitar, 71 Anak dari Malang dan Batu
Karena itu, lomba tersebut diharapkan menjadi pengingat agar para suami mampu membagi waktu antara hobi dan keluarga.
"Jangan sampai hobi kita mengalahkan kewajiban terhadap keluarga. Boleh kita main burung kicau, tapi jangan sampai melupakan kewajiban. Jangan sampai lupakan keluarga," tegas Nur Sholeh.
Baca Juga: Kekeringan Malang Selatan Makin Parah, BPBD Distribusikan 105 Ribu Liter Air
Omelan Dikemas Menjadi Hiburan
Pesan tentang kehidupan rumah tangga tersebut sengaja disampaikan melalui konsep yang ringan dan menghibur. Omelan yang biasanya muncul dalam situasi serius justru dijadikan materi perlombaan dalam rangkaian perayaan kemerdekaan.
Panitia berharap cara tersebut membuat pesan lebih mudah diterima masyarakat tanpa menciptakan suasana yang terlalu kaku.
Menurut Nur Sholeh, menjalankan hobi bukan sesuatu yang dilarang bagi suami. Hal yang paling penting adalah mengetahui batas dan tetap menjalankan tanggung jawab dalam keluarga.
"Intinya bukan melarang suami menjalankan hobinya. Yang penting tahu batas, tahu waktu, dan kewajiban kepada keluarga tetap dijalankan," pungkasnya.
Baca Juga: Bansos Dihentikan untuk Rekening Terindikasi Judi Online, Ribuan KPM Dicoret
Pertama Kali Digelar di Green Hill
Lomba Ngomel Bojo digelar di halaman RT 05 RW 04 Perumahan Green Hill pada Minggu malam (16/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari malam tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Selain menghadirkan hiburan bagi warga, lomba ini menjadi sarana untuk menyampaikan pesan mengenai komunikasi dan keharmonisan rumah tangga.
Lomba Ngomel Bojo baru pertama kali digelar di lingkungan tersebut. Panitia juga menyediakan hadiah uang tunai dengan total Rp1 juta bagi para peserta.
Editor : Ubaidillah