Kocak! Lomba Ngomel Bojo di Gresik, Istri Bebas Omeli Suami soal Hobi dan Keluarga

Ubaidillah • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Salah satu peserta lomba ngomelin suami di Gresik. (Foto: Istimewa)
Salah satu peserta lomba ngomelin suami di Gresik. (Foto: Istimewa)

 

RadarBangkalan.id - Lomba Ngomel Bojo di Perumahan Green Hill, Desa Sekarkurung, Kebomas, Gresik, menjadi salah satu kegiatan unik dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Para istri bergantian menyampaikan omelan kepada suami dengan menyinggung kebiasaan sehari-hari, mulai dari terlalu sering nongkrong hingga gemar ngopi dan bermain burung.

Kegiatan yang digelar di halaman RT 05 RW 04 pada Minggu malam (16/8/2026) itu dikemas sebagai hiburan. Namun, di balik gelak tawa warga, terdapat pesan tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara hobi, pertemanan, dan tanggung jawab terhadap keluarga.

Baca Juga: Bukan Sekadar Lucu-lucuan, Lomba Istri Ngomel Suami di Gresik Singgung Perceraian

 

Omelan Istri Jadi Hiburan

Sekretaris RW setempat, Nur Sholeh, mengatakan konsep Lomba Ngomel Bojo sengaja dibuat santai agar keresahan ibu-ibu dapat disampaikan tanpa menciptakan suasana serius.

Para peserta diberikan kebebasan berkreasi menyampaikan keluhan kepada suami. Meski demikian, omelan yang disampaikan tetap diarahkan agar memiliki pesan moral.

Baca Juga: Polres Bangkalan Amankan Ustaz Diduga Lecehkan Anak di Madrasah Tragah

"Suami tetap boleh menjalankan hobi, ngopi maupun berkumpul dengan teman. Namun, semua harus dilakukan secukupnya dan tidak sampai mengabaikan keluarga," ujar Nur Sholeh, Selasa (18/8/2026).

Berbagai kebiasaan suami menjadi bahan omelan peserta. Ada yang menyinggung suami yang terlalu sering nongkrong, terlalu lama ngopi, hingga terlalu fokus pada hobi bermain burung.

Baca Juga: Kondisi Terkini Pria di Lumajang yang Kemaluannya Dipotong Istri, Masih Jalani Perawatan

Bukan untuk Mempermalukan Suami

Meski konsepnya terdengar seperti ajang membongkar kebiasaan suami, Nur Sholeh menegaskan kegiatan tersebut bukan bertujuan mempermalukan para bapak.

Lomba tersebut justru menjadi media bagi ibu-ibu untuk menyampaikan keresahan dengan cara yang lebih ringan dan menghibur.

"Lomba ini untuk hiburan sekaligus menyampaikan keresahan ibu-ibu," katanya.

Menurutnya, para suami tetap memiliki hak untuk menjalankan hobi atau berkumpul bersama teman. Persoalannya adalah ketika aktivitas tersebut dilakukan secara berlebihan hingga waktu bersama keluarga menjadi terabaikan.

Keluarga Jangan Hanya Dapat Sisa Waktu

Nur Sholeh berharap kegiatan tersebut menjadi pengingat bagi pasangan suami istri agar lebih terbuka dalam berkomunikasi.

Baca Juga: Ojol Lempar Molotov ke 2 Pos Polisi Surabaya Ternyata Sudah Diintai Selama Dua Hari

Hobi, nongkrong, ngopi maupun berkumpul dengan teman bukan sesuatu yang harus dilarang. Namun, setiap pasangan perlu memahami batas dan tetap menjalankan kewajiban terhadap keluarga.

"Kalau ada masalah dalam rumah tangga, sebaiknya dibicarakan. Hobi boleh, kumpul dengan teman boleh, tetapi keluarga jangan sampai dilupakan," tegasnya.

Baca Juga: Lomba 17 Agustus Bisa Picu Cedera, Dokter Ortopedi Ungkap Risiko yang Perlu Diwaspadai

Pertama Kali Digelar di Green Hill

Lomba Ngomel Bojo baru pertama kali digelar di lingkungan Perumahan Green Hill. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari malam tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Selain menghadirkan hiburan bagi warga, panitia juga menyediakan hadiah uang tunai dengan total Rp1 juta.

Dengan konsep yang tidak biasa, Lomba Ngomel Bojo akhirnya menjadi warna tersendiri dalam perayaan kemerdekaan di Gresik. Omelan istri kepada suami tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga menjadi pengingat agar kesibukan, hobi, dan pergaulan tidak membuat keluarga kehilangan perhatian.

Baca Juga: Kekeringan Malang Selatan Makin Parah, BPBD Distribusikan 105 Ribu Liter Air

Editor : Ubaidillah
agustusan lomba ngomel hut kemerdekaan ri gresik