Brimob Jatim Salurkan 37.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

Ubaidillah • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 06:29 WIB
Polisi memberikan bantuan air bersih kepada warga (Foto: Istimewa)
Polisi memberikan bantuan air bersih kepada warga (Foto: Istimewa)

 

RadarBangkalan.id - Kemarau panjang membuat sejumlah wilayah di Jawa Timur mengalami kekeringan dan keterbatasan akses air bersih. Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Brimob Polda Jatim menyalurkan bantuan sebanyak 37.000 liter air bersih kepada warga di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

Salah satu lokasi penyaluran bantuan berada di Desa Gurang Anyar, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Ungkap Modus WNA China Rekrut Admin Binance, Rekening Korban Dikuasai

 

Dansatbrimob Polda Jatim Kombes Pol Dwi Yanto Nugroho mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang terdampak kemarau panjang.

"Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Brimob Jatim untuk meningkatkan kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat secara langsung," kata Dwi Yanto, Selasa (8/9/2026).

Menurut Dwi Yanto, kemarau panjang menyebabkan ketersediaan sumber air di sejumlah wilayah berkurang. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Kebakaran Gunung Buthak Malang Mulai Padam, Api Merembet ke Kawi Najang

"Kita melihat kemarau panjang ini membuat masyarakat di beberapa wilayah mengalami kekeringan. Sehingga kita langsung melaksanakan penyaluran air bersih secara langsung kepada masyarakat di sejumlah titik yang membutuhkan," ujarnya.

37.000 Liter Air Disalurkan ke 3 Wilayah

Secara keseluruhan, jajaran Batalyon A Satbrimob Polda Jatim menyalurkan 37.000 liter air bersih kepada masyarakat di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidoarjo.

Bantuan tersebut diperkirakan memberikan manfaat kepada sekitar 700 keluarga yang membutuhkan pasokan air bersih akibat dampak kemarau panjang.

Baca Juga: Bandara Soekarno-Hatta Dibuka Lagi, Penerbangan Kembali Beroperasi Bertahap

Dwi Yanto mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk respons Brimob Jatim terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kekeringan.

"Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons Brimob Jatim terhadap kebutuhan masyarakat di tengah bencana maupun musim kemarau yang menyebabkan kekeringan," katanya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Brimob Jatim untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui aksi sosial dan kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Brimob Jatim Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat

Dwi Yanto berharap momentum peringatan hari ulang tahun Korps Brimob Polri tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut juga harus diwujudkan melalui aksi nyata yang membantu masyarakat.

Baca Juga: Waduk Sumberkepuh Nganjuk Mengering, Warga Manfaatkan Lahannya untuk Bertani

"Kami berupaya hadir secara langsung untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan memberikan bantuan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga," pungkasnya.

Baca Juga: Guru di Jombang Dilaporkan Diduga Perkosa Siswi hingga 13 Kali, Korban Trauma Berat

Melalui penyaluran air bersih tersebut, Brimob Jatim menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi kesulitan akibat dampak kemarau panjang.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk semangat "Brimob Presisi untuk Masyarakat" dengan mengedepankan respons cepat, kepedulian, dan pelayanan nyata sebagai bagian dari pengabdian Korps Brimob Polri.

Editor : Ubaidillah
kemarau panjang bantuan air bersih surabaya brimob polda jatim kekeringan